Depdagri Optimistik Pilkada Digelar Tepat Waktu
Rabu, 04 Mei 2005 11:06 WIB
Jakarta - Pilkada diprediksi rawan konflik. Meski tanpa Aceh dan Nias, Departemen Dalam Negeri (Depdagri) siap menggelar Pilkada Juni 2005.Hal ini disampaikan Kapuspen Depdagri Ujang Sudirman kepada detikcom di Departemen Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabun (4/5/2005)."Sejauh ini belum ada daerah yang ditunda. Yang mungkin ditunda Aceh dan Nias karena bencana alam. Sedangkan, KPUD lain belum ada yang mengusulkan penundaan," ujar Ujang.Dari hasil monitoring Mendagri ke daerah-daerah, menurut dia, gubernur melaporkan daerahnya masing-masing sudah cukup siap melaksanakan Pilkada Juni.Dikatakan dia, penundaan hanya dapat dilakukan apabila terjadi kerusuhan, bencana alam dan hal-hal lain yang sangat penting. Sejauh ini hanya masalah kecil yang terjadi dalam proses pelaksanaan Pilkada."Contohnya, masih ada beberapa daerah yang belum bikin TPS dan ada juga yang belum mengesahkan APBD. Tetapi, itu masalah yang kecil sekali. Sedangkan, anggaran APBN akan segera dibahas di komisi anggaran DPR untuk selanjutnya dimasukkan dalam APBN-Perubahan 2005," papar dia.Rawan KonflikPilkada yang akan digelar sebulan lagi diprediksi lebih besar kemungkinan terjadi konflik ketimbang pemilu legislatif dan pilpres 2004."Bahkan, dalam proses pengajuan calon dalam partai saja terjadi konflik. Pilkada memang sangat berpeluang untuk terjadinya hal-hal yang dipaksakan yang berujung pada konflik," kata Ujang."Tetapi, kembali pada kesadaran politik masyarakat sendiri terutama dari calon kepala daerah dan partai untuk bersikap arif dalam pelaksanaan Pilkada," imbuhnya.
(aan/)











































