Rebutan Trayek, Sopir Pete-pete Bentrok di Makassar
Rabu, 04 Mei 2005 10:11 WIB
Makassar - Kesal trayeknya diserobot, ratusan sopir pete-pete (angkot) rute Makassar Mal-Daya menolak beroperasi. Aksi mogok ini berujung bentrok dan dua sopir dipastikan luka-luka.Aksi mogok ini berawal dari keputusan Dinas Perhubungan Kota Makassar yang secara sepihak menetapkan trayek pete-pete baru. Trayek baru jurusan Makassar Mal-Bumi Tamalanrea Permai (BTP) ini memutus rute pete-pete jurusan Makassar Mal-Daya (Trayek S).Sebelumnya pete-pete rute Makassar Mal-Daya diperbolehkan masuk ke komplek perumahan BTP yang dihuni sekitar 40.000 warga. Namun, sejak 1 Mei 2005 lalu, Dishub Kota Makassar memasang rambu larangan bagi pete-pete rute ini.Keputusan Dishub Kota Makassar ini disambut kemarahan ratusan sopir angkot jurusan Makassar Mal-Daya. Mereka kemudian menolak beroperasi dan menggelar aksi mogok di depan gerbang komplek BTP di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu, (4/5/2005). Semula aksi mogok ini masih berjalan tertib. Ketegangan kecil hanya terjadi saat mereka mencabut paksa rambu yang dipasang Dishub Kota Makassar. Namun, situasi ini tidak berlangsung lama. Kondisi mulai memanas saat seorang sopir pete-pete jurusan Makassar Mal-Daya meminta partisipasi sopir pete-pete jurusan Kampus Unhas yang melintas di jalan tersebut.Bukannya menyambut ajakan temannya yang sedang mogok, sopir pete-pete jurusan Kampus Unhas yang belum diketahui identitasnya tersebut justru berang. Sekonyong-konyong ia menghentikan mobilnya dan mengeluarkan badik. Badik itu lalu ditusukkan ke sopir pete-pete rute Makassar Mal-Daya yang bernama Sattu.Melihat temannya ditikam, ratusan sopir Trayek S itu tidak terima. Mereka lalu mengeroyok sopir pete-pete jurusan Kampus Unhas tersebut hingga babak belur. Kondisi ini sempat tidak terkendali, sehingga aparat keamanaan dari kepolisian meletuskan tembakan peringatan hingga 15 kali.Beruntung aksi tersebut bisa diatasi, sehingga kedua korban bisa secepatnya dibawa ke RS Wahidin Sudirohusodo yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.Hingga pukul 10.38 WITA, puluhan sopir masih bergerombol di gerbang BTP. Sementara ratusan sopir lainnya saat ini tengah berjalan menuju DPRD Kota Makassar di Jl. Andi Pettarani. Mereka akan memprotes anggota dewan yang tidak menegur pemerintah kota, dalam hal ini Dishub Kota Makassar, yang dinilai mengeluarkan kebijakan sepihak.Akibat aksi ratusan sopir angkot tersebut, saat ini arus lalu lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan macet total sepanjang 700 meter. Dan, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, ratusan aparat hingga kini masih berjaga-jaga di lokasi kejadian.
(umi/)











































