"Sekarang begini, dari rumah sebelumnya seperti apa, sesudahnya seperti apa. Lebih layak atau tidak? Pasti ada pintunya dong," kata Djarot di Balai Kota, di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait masalah listrik, Djarot enggan menanggapinya. Ia hanya berpesan agar warga ikut gotong royong membantu proses bedah rumah. "Ini prinsip gotong royong. Jadi mereka polanya begitu, saya menyampaikan kalau kerja seperti itu pemilik rumah harus juga ikut, kami bantu," kata Djarot.
Peserta bedah rumah sebelumnya mengeluhkan program bedah rumah yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di lokasi yang terletak di Jalan Kelapa Dua RT 15 RW 03 Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (5/7/2017).
Alasannya, rata-rata warga yang ikut program ini mengeluh karena rumahnya tidak diselesaikan 100 persen. Bahkan ada rumah yang plafonnya belum terpasang atau rumah yang semula punya 2 kamar tidur, setelah dibedah, berubah menjadi 1 kamar tidur.
(aan/fdn)











































