DetikNews
Rabu 05 Juli 2017, 20:52 WIB

Pungli Gerobak Sampah, Pasukan Oranye Kena OTT

Arief Ikhsanudin - detikNews
Pungli Gerobak Sampah, Pasukan Oranye Kena OTT Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta -

Dua petugas pasukan oranye dan satu staf Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat ditangkap karena diduga melakukan pungutan liar. Ketiganya diduga mendapatkan uang dari hasil menarik bayaran gerobak-gerobak sampah yang akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Yang PHL PPSU berinisial AH dan IM sedangkan staf berinisial VM. Awalnya AH dan IM ketahuan melakukan pungutan terhadap gerobak-gerobak sampah yang akan dibawa ke TPA," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Manthovani saat dihubungi detikcom, Rabu (5/7/2017).

AH dan IM merupakan pasukan oranye dari Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat. Dia menarik uang sekitar Rp 600.000 per bulan.

"Ternyata si PHL ini memberi ke beberapa orang, kepada sopir truk, termasuk kepada staf Sudin. Padahal pengangkutan itu gratis," ujar Reda.

Penyimpangan ini diketahui saat Tim Saber Pungli dari Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melakukan penyelidikan di Meruya Selatan.

"Ternyata di sana ada penarikan dan kita lakukan OTT," ujar Reda.

VM ternyata mendapatkan uang bukan hanya dari AH dan IM. VM memiliki beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) lainnya.

"Staf tersebut bisa mendapatkan setoran sampai 12 juta per bulan. Tapi, yang kita dapatkan di mejanya hanya 800 ribu rupiah," sebut Reda.

Kejari Jakbar akan melakukan penyidikan terkait kasus ini. Inspektorat Kota Jakarta Barat juga akan dimintai keterangan.

"Karena tim saber pungli kan gabungan, bukan hanya Kejaksaan. Ada dari Inspektorat, Kejaksaan, dan Kepolisian," kata Reda.

Dinas LH DKI mengetahui adanya OTT yang dilakukan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Ketiga orang yang terlibat akan mendapat sanksi dari dari Dinas Kebersihan.

"Dua PHL sudah sudah dipastikan dipecat, sedangkan untuk staf kita akan melakukan sesuai dengan prosedur," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji saat dikonfirmasi terpisah.
(aik/fdn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed