Tidak Ada Plafon, Warga Gunakan Atap Rumah Jadi Tempat Jemuran

Tidak Ada Plafon, Warga Gunakan Atap Rumah Jadi Tempat Jemuran

Akhmad Mustaqim - detikNews
Rabu, 05 Jul 2017 20:34 WIB
Tidak Ada Plafon, Warga Gunakan Atap Rumah Jadi Tempat Jemuran
Rumah Sulastri yang mengikuti program bedah rumah Pemprov DKI (Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom)
Jakarta - Hasil program bedah rumah Pemprov DKI Jakarta dikeluhkan warga. Suasana dalam rumah yang panas menjadi masalah utama.

Kondisi panas tersebut berasal dari atap rumah yang tidak diberikan plafon. Saking panasnya, warga membuat langit-langit rumah yang terbuat dari baja ringan menjadi tempat menjemur pakaian.

"Tadinya mau dikasih plafon tapi nggak ada dananya," kata Sulastri saat ditemui di rumahnya Jalan Kelapa Dua, RT 15/03, Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (5/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 Rumah Sulastri yang mengikuti program bedah rumah Pemprov DKI Rumah Sulastri yang mengikuti program bedah rumah Pemprov DKI Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Sulastri adalah warga yang mendapatkan program bedah rumah dari pemerintah. Selain suasana rumah yang panas dia juga mengeluhkan tembok yang rembes saat hujan.

"Lagi kemarin kehujanan air ngegerajak semua, itu soalnya temboknya nggak diaci. Saya minta semennya katanya nggak ada budgetnya buat rapihin, katanya nggak ada dananya," keluhnya.

 Rumah Sulastri yang mengikuti program bedah rumah Pemprov DKI Rumah Sulastri yang mengikuti program bedah rumah Pemprov DKI Foto: Akhmad Mustaqim/detikcom


Pemprov DKI Jakarta 'membedah' sekitar 83 rumah di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Bedah rumah tersebut dilakukan secara cuma-cuma bagi warga yang rumahnya tidak layak huni.

Selain soal kondisi panas, kurangnya fasilitas utama rumah seperti pintu dan listrik menjadi keluhan peserta bedah rumah. (fdn/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini