"Jadi ada satuan tugas darat untuk pemadaman sudah kita stand by kan, lalu kita juga sudah men-stand by-kan helikopter untuk water bombing. Jadi itu sudah kita lakukan. Patroli, sosialisasi sudah kita lakukan semua," ucap Kepala BNPB Willem Rampangilei usai menghadiri rapat tentang penanggulangan banjir di provinsi Jawa Barat di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).
Willem juga mengatakan pencegahan dengan cara pemantauan hot spot di lapangan juga terus dilakukan. Kekuatan udara dan darat pun disiagakan selalu agar dapat cepat bergerak apabila ditemukan adanya titik-titik api di berbagai wilayah di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi semua sama kita untuk mengantisipasinya. Cuma yang paling rawan dari semua provinsi kan Sumatera Selatan dan Riau. Jadi itu kira-kira," ujar Willem. (tfq/dhn)










































