Jokowi bertolak menuju Turki dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (5/7/2017), sekitar pukul 07.20 WIB. Dia didampingi Ibu Negara Iriana Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. Anggota keluarga inti Presiden turut serta, termasuk Gibran Rakabuming Raka, bersama istri dan putranya, Jan Ethes. Kaesang juga ikut.
Selain itu, ada Sekretaris Kabinet Pramono Anung; Kepala BKPM Thomas Lembong; Plt Kepala Sekretariat Presiden Winata Supriatna; Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi; Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono; Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri Andri Hadi; Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho; Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana; serta Plt Deputi Bidang Protokol, Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Ari Setiawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Jokowi menjelang keberangkatan ke Turki dan Jerman. (Biro Pers Setpres) |
Jokowi akan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang. Di antaranya bidang ekonomi, industri strategis, dan pemberantasan terorisme.
Pertemuan dengan Erdogan ini akan berlangsung pada 6 Juli 2017 di Ankara. Jokowi dan rombongan akan transit terlebih dahulu di Aceh karena perjalanan menuju Turki memakan waktu lebih dari 12 jam.
Keesokan harinya, Jokowi akan menuju Hamburg, Jerman, dalam rangka KTT G20. Di sela pertemuan itu, Jokowi bakal bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.
"Tak lupa, di sela-sela pertemuan G20, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pimpinan negara sahabat, salah satunya Presiden Amerika Serikat Donald Trump," kata Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres Bey Machmudin.β β β β
Wapres JK turut mengantar Presiden. (Biro Pers Setpres) |












































Presiden Jokowi menjelang keberangkatan ke Turki dan Jerman. (Biro Pers Setpres)
Wapres JK turut mengantar Presiden. (Biro Pers Setpres)