"Makanya kita evaluasi terus ini," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017).
Djarot menyebut hampir semua tingkatan eselon akan dirombak, dari eselon II hingga IV. "Semuanya, (eselon) II, III, IV, (akan dirombak). Eselon II ada, eselon III ada, eselon IV ada," kata Djarot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk mengisi jabatan-jabatan lowong, karena ada beberapa jabatan yang kosong, termasuk mengisi para pejabat yang sudah purnatugas," ucapnya.
Namun, berbeda dengan era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot akan berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terlebih dahulu sebelum merombak SKPD. Ia akan meminta pendapat dan persetujuan Kemendagri untuk mengubah dan mengisi jabatan.
"Tapi untuk mutasi seperti ini tetap meminta persetujuan dari Kemendagri. Kalau dulu zamannya Pak Ahok kan bisa langsung, tapi sekarang karena masa kurang 4-5 bulan, kita akan konsultasi ke Kemendagri," ucap Djarot.
Namun Djarot kembali enggan memaparkan lebih jauh kapan perombakan ini akan dilakukan. Ia menyebut akan berkonsultasi terlebih dahulu.
"Nggak tahu nanti, saya akan konsultasi sama Kemendagri dulu," ujar Djarot. (nth/dhn)











































