ADVERTISEMENT

Sinar Laser Ganggu Pendaratan 7 Pesawat di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Selasa, 04 Jul 2017 22:44 WIB
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Makassar - Airnav Makassar menerima tujuh laporan serangan sinar laser yang mengganggu pendaratan pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel.

ATS Operational Coordinator Airnav Makassar, Yuyun Nugraha, mengatakan serangan sinar laser yang mengganggu penerbangan terjadi pada pukul 18.00 Wita-21.00 Wita.

Tujuh pesawat yang terganggu karena sinar laser yakni pesawat Lion Air 740 dari Surabaya, Citilink 612 dari Surabaya, Sriwijaya 726 dari Bali.

Kemudian Lion Air 640 dari Yogyakarta, Batik Air 6231 dari Palu, Batik Air 6183 dari Jayapura dan Garuda Indonesia 620 dari Jakarta.

 Penjual pemancar sinar laser di pinggir Jalan Veteran, Makassar, Sulsel Penjual pemancar sinar laser di pinggir Jalan Veteran, Makassar, Sulsel Foto: Muhammad Nur Abdurrahman/detikcom


Dalam laporan yang diterima Airnav Makassar, serangan laser diperkirakan dari jarak 6 nautical mile (NM), dari sebelah kanan runway 03-13 yang diperkirakan dari daerah Sudiang, Antang, Jalan Hertasning dan Kabupaten Gowa.

"Laser attack sangat mengganggu konsentrasi pilot ketika hendak melakukan pendaratan pesawat. Sinar laser jika diarahkan ke cockpit dapat membuat kebutaan sementara yang dialami pilot. Ini sangat berbahaya bagi keselamatan penerbangan kita," tutur Yuyun, Selasa (4/7/2017).

Menurut Yuyun selama bulan Ramadan dan Lebaran, pihaknya menerima laporan lebih banyak dibanding bulan sebelumnya.

Sementara itu, GM Airnav Makassar Novy Pantaryanto mengatakan pihaknya akan segera melakukan penertiban penjualan laser yang marak dijumpai di pinggir jalan Kota Makassar. Penertiban akan melibatkan polisi dan TNI.

(mna/fdn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT