Barang Bukti Teror ISIS di Kebayoran Diperiksa di Labfor Polri

Barang Bukti Teror ISIS di Kebayoran Diperiksa di Labfor Polri

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 04 Jul 2017 18:42 WIB
Barang Bukti Teror ISIS di Kebayoran Diperiksa di Labfor Polri
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Ardi Rahanarto (Vino/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih memeriksa barang bukti dan saksi untuk mengungkap pelaku pemasangan bendera ISIS di Polsek Kebayoran Lama. Barang bukti yang disita pun kini tengah diperiksa Laboratorium Forensik Mabes Polri.

"Untuk masalah hasil penyelidikannya yang bisa sampaikan untuk berapa saksi dan olah TKP, barang bukti diperiksa langsung oleh Laboratorium Forensik Mabes," ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Ardi Rahanarto di kantornya, Jl Praja, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ardi mengungkapkan, dari pemeriksaan CCTV sementara, pelaku diduga berjumlah satu orang. Namun pihaknya terus mendalami soal kemungkinan adanya orang lain yang terlibat dalam pemasangan bendera tersebut.

"Terlihat ada orang yang pasang, cuma kita belum bisa memastikan berapa orang. Kan bisa jadi mereka tidak sendiri, tapi yang kelihatan satu orang dan yang pasang itu," ungkapnya.

Menurut Ardi, pelaku diduga memasang bendera ISIS itu sekitar pukul 02.00 WIB. Sejumlah anggota kepolisian pun langsung melakukan penyisiran setelah mengetahui ada bendera ISIS dipasang di Polsek.

"Sekitar jam dua, tapi itu baru awal kita meneliti CCTV dan belum bisa disampaikan apa dia pasangnya atau setelah jam itu karena kita melakukan patroli terus-menerus," tuturnya.

Saksi yang telah dimintai keterangan sejauh ini berjumlah 6 orang. Saksi itu berasal dari polisi dan masyarakat sekitar.

"Saksi periksa kita sebanyak-banyaknya. Orang yang berada di TKP dan melaksanakan piket kemudian berapa orang yang ada di sekitar kantor," kata Ardi.

Sebelumnya, sebuah bendera ISIS dipasang di pagar kantor Polsek Kebayoran Lama. Pasca-insiden tersebut, petugas langsung melakukan patroli dan memeriksa setiap sudut kantor untuk mencari bendera atau benda mencurigakan lainnya.

Orang yang memasang bendera ISIS di pagar Polsek Kebayoran Lama itu juga meninggalkan sebuah pesan ancaman. Pesan tersebut ditulis dalam karton kuning, yang salah satu isinya tentang Jakarta yang akan dibuat seperti Marawi, Filipina. (knv/rvk)


Berita Terkait