BSMI ke Belanda untuk Kemanusiaan

BSMI ke Belanda untuk Kemanusiaan

- detikNews
Rabu, 04 Mei 2005 01:36 WIB
Den Haag - The Indonesian Red Crescent atau Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) melakukan lawatan ke Belanda. BSMI menjajagi berbagai sumber daya untuk misi pertolongan di Aceh dan wilayah lainnya.Ketua BSMI, Basuki Supartono, di hadapan masyarakat di Delft mengatakan bahwa pertolongan kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh, Nias dan wilayah lainnya masih terus membutuhkan uluran tangan."Rekonstruksi fisik mungkin belum akan selesai dalam lima tahun. Selain itu, pertolongan humaniter kepada para korban juga tak kalah butuh perhatian. Oleh sebab itu semua bentuk bantuan welcome," ujar Basuki.Basuki, didukung presentasi visual, memaparkan bahwa BSMI saat ini telah mengoperasikan rumah sakit darurat di perbatasan Banda Aceh dan Lambaro, Aceh Besar. Bangunan rumahsakit itu dari ruko yang disewa BSMI selama satu tahun dengan menyedot dana operasional Rp 1,3 miliar. Diharapkan rumahsakit ini kapasitasnya dapat ditingkatkan hingga mampu menampung 100 pasien.Sampai saat ini BSMI telah menangani lebih dari 25.000 orang di Aceh sejak kawasan itu diterjang bencana, 26/12/2004 lalu. Penyakit yang umumnya ditangani di kalangan korban antara lain diare, pneumonia, tetanus, batuk-pilek, kasus-kasus kebidanan, hingga yang cukup rumit seperti patah tulang terbuka.Basuki menghimbau agar masyarakat Indonesia di Belanda dapat ikut meningkatkan peranan untuk membantu para korban di berbagai wilayah bencana, terutama saat ini di Aceh, Nias, dan sekitarnya, antara lain dengan mengoptimalkan komunitas dan jaringan di berbagai profesi.Mengenai kendala kepabeanan, yang kemungkinan dapat menghambat masuknya bantuan berupa barang dan peralatan tertentu, Basuki menjelaskan bahwa hal itu saat ini sudah tidak masalah. "BSMI selalu berkoordinasi dengan pemerintah. Untuk bantuan-bantuan kemanusiaan pemerintah saya kira akan ikut memperlancar. Pengalaman BSMI, itu tidak masalah. BSMI dapat mengurusnya di pelabuhan," demikian Basuki. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads