"Ya mempunyai tujuan yang jelas apa, apa bekerja, apa sekolah, apa ingin menyatukan keluarga. Misalkan menyatukan keluarga ya, tujuan jelas," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (4/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian setelah itu, ia harus melapor kepada RT/RW setempat dan kemudian diproses, dilaporkan di kelurahan untuk mendapatkan surat keterangan sehingga seperti itu terpantau. Jadi itu syaratnya," kata Djarot.
Djarot juga tidak mempermasalahkan apabila warga datang ke Jakarta namun belum memiliki pekerjaan yang pasti. Yang terpenting, menurut Djarot, warga tersebut memiliki saudara di Jakarta sehingga memiliki tempat tinggal yang jelas.
Dia mengimbau warga yang datang ke Jakarta harus sudah tahu akan tinggal di mana sehingga tidak sembarangan menginap, apalagi sampai membangun rumah di kolong-kolong jembatan. "Nggak apa-apa, ada saudaranya dituju, jangan kemudian nggak ada dituju. Kalau nggak ada dituju dia nginep di mana, ya nggak? Yang penting ada dituju, mau ke mana gitu ya. Kalau misalnya cari kerja, iya boleh, silakan, tapi tujuannya ke mana, saudaranya di mana. Jangan kemudian 'ya udahlah nanti kita cari', kemudian tidak punya tempat tujuan, jadi bisa menginap dimana-mana loh ya," ujarnya. (nth/aan)











































