Dishub Pasang Rambu Larangan, Sopir di Makassar Marah

Dishub Pasang Rambu Larangan, Sopir di Makassar Marah

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2005 18:25 WIB
Makassar - Merasa tidak digubris Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, puluhan sopir pete-pete jurusan Makassar Mall- Daya mencak-mencak di depan pintu gerbang Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar, Selasa (03/05/2005). Sekitar 30 orang sopir menolak adanya rambu larangan yang dipasang Dishub di depan pintu masuk BTP. Sebab, dalam rambu larangan itu, tertulis: Khusus Trayek S. Berarti, para sopir jurusan Makassar Mall-Daya ini sudah tidak diperkenankan lagi masuk di dalam wilayah BTP. "Dengan begini, penghasilan kami kian kurang. Karena lahan cari uang kian sempit," ujar Subair, ketua Kesatuan Sopir Makassar (Kesmak).Trayek S atau jurusan Makassar Mall-BTP ini sudah sejak bebeberapa bulan lau mendapat protes dari para sopir Makassar Mall-Daya. Bahkan, sopir menilai Dishub telah mengambil langkah sepihak dengan dipasangnya rambu larangan. "Padahal kan kami belum menyepakati adanya trayek S ini. Sekarang masih dalam tahap sosialisasi. Tiba-tiba Dishub mengambil keputusan sepihak," tutur Subair.Dengan adanya rambu larangan ini, Subair tidak menjamin adanya perkelahian antara kelompok sopir yang pro dan kontra terhadap rambu larangan. "Saya tidak menjamin. Seenaknya memasang, namun kami nantinya yang korban akrena harus bertengkar sesama sopir," terangnya.Pemasangan rambu larangan oleh Dishub sempat berlangsung tegang. Pasalnya, para sopir hendak menggagalkan. Namun, banyaknya aparat kepolisian yang ikut berjaga, membuat ketegangan tak berujung bentrok.Para sopir juga sempat melakukan aksi pencegatan terhadap angkutan trayek S. Para sopir tidak hanya mencegat, tapi menurunkan penumpangnya. Namun aksi ini tak berlangsung lama, karena pasung perintis dair Polsek Biringkanayya Makassar cepat menghalau para sopir. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads