Djarot akan Polisikan Toko yang Terbukti Cairkan Dana KJP

Djarot akan Polisikan Toko yang Terbukti Cairkan Dana KJP

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 03 Jul 2017 18:36 WIB
Djarot akan Polisikan Toko yang Terbukti Cairkan Dana KJP
Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai masih banyak permainan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) secara tunai. Djarot-pun bakal melaporkan toko yang terbukti mencairkan dana dari KJP ke polisi.

Tak hanya toko-toko, pihak yang mencairkan dana KJP pun disebut Djarot akan mendapat sanksi.

"Pastikan KJP tetap nontunai. Karena (diketahui Djarot) masih ada permainan. Begitu ditarik tunai, langsung cabut pemegangnya dan yang narik tunai itu kasih sanksi, pidanakan aja, Pak," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (3/7/1017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui mesin EDC (Electronic Data Capture), toko yang terbukti mencairkan dana KJP akan langsung dipolisikan. Dia juga memastikan akan langsung mencabut penerima yang ketahuan mencairkan atau menyalahgunakan KJP.

"Di mana tokonya kan ketahuan karena ada mesin EDC-nya, langsung polisikan," tegasnya.

Senada dengan Djarot, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto juga menyebut akan menindaktegas pihak yang menyalahgunakan KJP. Sepakat dengan Djarot, Sopan menyebut Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan melaporkan toko yang "bermain" dengan mencairkan dana KJP ke polisi.

"Ya kami laporkan saja, kalau dia selama ini diberikan EDC, kami cabut. Wong kita punya hak," ujar Sopan.

"KJP kami memang tegas. Setiap kali ada permasalahan terbukti, langsung kami usulkan untuk dicabut," tambahnya. (nth/dnu)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini