Tak hanya toko-toko, pihak yang mencairkan dana KJP pun disebut Djarot akan mendapat sanksi.
"Pastikan KJP tetap nontunai. Karena (diketahui Djarot) masih ada permainan. Begitu ditarik tunai, langsung cabut pemegangnya dan yang narik tunai itu kasih sanksi, pidanakan aja, Pak," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (3/7/1017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di mana tokonya kan ketahuan karena ada mesin EDC-nya, langsung polisikan," tegasnya.
Senada dengan Djarot, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto juga menyebut akan menindaktegas pihak yang menyalahgunakan KJP. Sepakat dengan Djarot, Sopan menyebut Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan melaporkan toko yang "bermain" dengan mencairkan dana KJP ke polisi.
"Ya kami laporkan saja, kalau dia selama ini diberikan EDC, kami cabut. Wong kita punya hak," ujar Sopan.
"KJP kami memang tegas. Setiap kali ada permasalahan terbukti, langsung kami usulkan untuk dicabut," tambahnya. (nth/dnu)










































