Pantauan detikcom sekitar pukul 16.45 WIB di pinggir Kali Sunter, Jalan Tanah Tinggi Timur, Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017), sampah menumpuk di setiap gerobak. Sampah juga berserakan di pinggiran kali tersebut.
Sampah di Pinggir Kali Sunter Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom |
Seorang petugas pengangkut sampah, Saryo (62), mengatakan hanya sekitar 5 orang petugas yang mulai bekerja dari total 30 orang petugas. Padahal, setiap orang petugas biasanya mampu mengangkut 2 gerobak sampah menuju Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saryo mengatakan sebagian warga protes karena sampah di rumah mereka belum bisa diangkut oleh petugas. Alhasil warga membuang sendiri sampahnya ke TPS tersebut.
"Sebagian ya ada juga protes, namanya pada libur, mereka (warga) pada bawa sendiri," katanya.
Saryo juga menjelaskan biasanya ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah menggunakan truk menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang. Namun pengangkutan oleh truk ada jadwalnya, sehingga mengakibatkan sampah menumpuk di sekitar TPS.
"Itu kan truk bawa ke Bantar Gebang, ambil pagi, tapi kan warga ada yang buang siang, kadang sore gini baru buang," jelasnya. (cim/knv)











































Sampah di Pinggir Kali Sunter Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom