PDIP Jatim Berharap DPP Rekomendasikan Gus Ipul Jadi Bakal Cagub

Pilgub Jatim

PDIP Jatim Berharap DPP Rekomendasikan Gus Ipul Jadi Bakal Cagub

Rois Jajeli - detikNews
Senin, 03 Jul 2017 16:45 WIB
PDIP Jatim Berharap DPP Rekomendasikan Gus Ipul Jadi Bakal Cagub
Gus Ipul mengembalikan formulir pendaftaran ke PDIP. (Rois Jajeli/detikcom)
Surabaya - Saifullah Yusuf adalah orang yang pertama kali mengambil formulir bakal calon Gubernur Jawa Timur dari PDIP dan mengembalikannya. Pengurus DPD PDIP Jatim berharap DPP memberikan rekomendasi agar pria yang akrab disapa Gus Ipul itu bisa menjadi cagub dari partai berlambang banteng moncong putih ini.

"Saya sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Timur sangat berharap pusat (DPP) mendukung Gus Ipul untuk pemilihan kepala daerah Provinsi Jawa Timur 2018," kata Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi setelah menerima pengembalian formulir bacagub Gus Ipul di kantor DPD PDIP, Jalan Kendangsari, Surabaya, Senin (3/7/2017).

Kusnadi menyambut langsung kedatangan Gus Ipul, yang diantar pengurus DPW PKB Jatim, saat mengembalikan formulir di kantor DPD PDIP Jatim. Suasana pertemuan pengurus kedua partai dan Gus Ipul tersebut tampak mencair dan penuh canda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul berulang kali menyampaikan kata-kata 'gotong royong', seperti slogan PDIP. Sebaliknya, Kusnadi juga menyebutkan 'holopis kuntul baris', yang merupakan tagline dari PKB dalam menyongsong Pilgub Jatim 2018.


Holopis kuntul baris adalah sebuah ungkapan yang pernah dilontarkan pendiri bangsa ini, Bung Karno, untuk menyemangati bangsa Indonesia agar bergotong royong. Kusnadi mengatakan, selain menunjukkan keseriusan dan kualitasnya, Gus Ipul merupakan satu-satunya tokoh yang mendaftar sebagai bacagub dari PDIP Jatim.

"Gus Ipul yang pertama mengambil formulir sebagai calon gubernur. Dan yang pertama mengembalikan formulir sebagai calon gubernur," kata Kusnadi di lokasi.

Meski berharap Gus Ipul bisa maju sebagai cagub Jatim dari PDIP, dia menyerahkan hasilnya kepada DPP serta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sebab, rekomendasi dari DPP dan Megawati merupakan tahap akhir di PDIP dalam menghadapi pilgub.

"Kita akan menyerahkan semua formulir yang sudah dikembalikan, ke pusat. Keputusannya ada di pusat," tuturnya.

Kusnadi menambahkan DPP akan segera mengeluarkan surat keputusan siapa tokoh yang akan direkomendasikan ikut Pilgub Jatim 2018. Dia memperkirakan rekomendasi itu akan keluar pada Agustus mendatang.


"Batas terakhir pengembalian formulir sampai 10 Juli. Kemudian kita serahkan ke pusat. Mungkin sekitar Agustus nanti sudah ada surat keputusan dari pusat," ucap Kusnadi.

Sementara itu, Gus Ipul, yang sekarang menjabat Wakil Gubernur Jatim dan salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengaku menghormati semua proses di PDIP. Dia menyatakan akan mengikuti tahapan-tahapan yang ada.

"Kita tahu ada prosedurnya. Kami tahu, PDIP ada proses di internal dan yang harus kita hargai," tutur Gus Ipul di lokasi yang sama.

DPD PDIP Jatim membuka pendaftaran calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk Pilgub Jatim 2018 pada 1-14 Juni 2017. Ada enam nama yang mengambil formulir, termasuk Gus Ipul, sebagai bakal calon gubernur.

Kusnadi juga mengambil formulir di PDIP untuk Pilgub Jatim, namun belum diketahui apakah untuk posisi bakal cagub atau bakal cawagub. Kemudian Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas melamar sebagai bakal cawagub. Anggota Fraksi PDIP DPR Said Abdullah juga melamar sebagai cawagub. Menyusul Anas dan Said Abdullah, ada Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono.

Tenggat pengembalian formulir yang awalnya pada 15-30 Juni 2017 diperpanjang PDIP sampai 10 Juli 2017. Saat ini, baru Gus Ipul yang mengembalikan formulir pendaftaran. (roi/elz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads