Pasca Demo Hardiknas, Perkuliahan di UGM Kembali Normal

Pasca Demo Hardiknas, Perkuliahan di UGM Kembali Normal

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2005 16:13 WIB
Yogyakarta - Perkuliahan di kampus UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Selasa (3/5/2005) kembali normal. Para dosen kembali mengajar setelah melakukan aksi demo besar-besaran bersamaan dengan peringatan Hardiknas 2 Mei, Senin kemarin."Kasihan mahasiswanya kalau kami mogok," begitu pengakuan Agus Wahyudi (dosen Filsafat), Ari Setyaningrum (dosen Fisipol), dan Ari Sujito (dosen Fisipol). Mereka adalah para dosen muda UGM.Menurut pantauan detikcom, kelas-kelas di berbagai jurusan di kampus yang sempat dijuluki 'kampus rakyat' itu terisi dosen yang tengah mentransfer ilmu kepada para mahasiswa. Selain kelas, lembaga riset maupun lembaga-lembaga di lingkungan UGM juga beroperasi seperti biasa."Tidak benar aksi kami kemarin diboncengi barisan sakit hati di UGM. Kalau Rektor bilang begitu, itu tidak benar," tandas Agus Wahyudi diamini dua koleganya."Persoalannya bukan sakit hati, namun adalah ketidakadilan dan ada nilai-nilai yang selama ini dijunjung tinggi di UGM kini sudah tidak ada lagi," sambung Ari Sujito.Ari menambahkan, aksi ribuan dosen dan pegawai di UGM Senin kemarin merupakan spontanitas. "Tidak ada unsur tunggang menunggangi seperti yang dikatakan Rektor," tandasnya.Aksi demo hingga menyebabkan aktivitas UGM mogok pada Senin kemarin dipicu kenaikan gaji Rektor UGM hingga 400%. Sedangkan gaji dosen dan pegawai lainnya rata-rata 25-40%. Rektor UGM hari ini ke Jakarta untuk mengklirkan masalah itu."SK (kenaikan gaji) itu harus dibatalkan dan harus skema penggantian yang perlu diperbaiki. Kami minta semua proses di UGM demokratis," tandas ketiga dosen muda itu. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads