Libur Lebaran Usai, 2 Juta Lebih Warga Belum Kembali ke Jakarta

Libur Lebaran Usai, 2 Juta Lebih Warga Belum Kembali ke Jakarta

Nathania Riris Michico - detikNews
Senin, 03 Jul 2017 11:32 WIB
Libur Lebaran Usai, 2 Juta Lebih Warga Belum Kembali ke Jakarta
Ilustrasi pemudik dari Jakarta. (Foto: Hasan Al Habshy/detikcom).
Jakarta - Total penduduk Jakarta yang mudik ke daerah-daerah diperkirakan mencapai 6,4 juta. Namun meski libur Lebaran sudah usai, masih lebih dari 2 juta warga DKI yang belum kembali ke Jakarta.

"Jadi yang meninggalkan Jakarta itu sekitar 6,4 juta orang. Itu dihitung terakhir mudik pada saat hari H Lebaran. Nah hari H Lebaran itu masih ada yang pulang, kita catat ada sekitar 460 ribu, jadi semuanya 6,4 juta," ujar Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (3/7/2017).

Namun dalam kurun waktu arus balik, tercatat baru ada 4,2 juta penduduk yang kembali ke Jakarta. Artinya, masih ada sekitar 2,2 juta warga yang belum kembali ke Ibu Kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang balik sekarang ini tercatat 4,2 jutaan. Jadi ada sekitar 2,2 juta yang belum balik, itu yang tercatat," ujar Djarot.


Djarot memastikan Pemprov DKI akan memantau penduduk yang belum kembali ke Jakarta hingga H+14 Lebaran. Dia juga mengingatkan Dinas Pendidikan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) agar terus mengecek arus balik dan melihat perkembangan terbaru dari data warga per wilayah di Jakarta.

"Makanya ini pencatatan nya harus betul-betul akurat karena banyak juga yang dalam tanda kutip tidak tercatat atau tidak mau dicatat, jadi data kita seperti itu. Ada datanya per wilayah sampai dengan 7 hari ke depan yang 2,2 juta yang belum kembali ini," jelasnya.

Untuk mendata penduduk yang masuk ke Jakarta, Disdukcapil melakukan bina kependudukan atau biduk. Biduk akan dilakukan melalui pencatatan di tiap RT dan RW hingga H+20 Lebaran nanti.

Hingga hari ini, tercatat sudah ada 4,2 juta penduduk yang masuk ke Jakarta.

"Itu pencatatan nya ya dari RT, RW, kelurahan, per jenjang. Jadi sekarang ini yang sudah masuk ke kita, yang sudah lagi di Jakarta itu sekitar 4,2 juta," tambah Djarot. (nth/elz)


Berita Terkait