Korut: AS Sangat Berambisi untuk Gulingkan Pemerintahan
Selasa, 03 Mei 2005 14:58 WIB
Jakarta - Perseteruan antara Korea Utara (Korut) dan Amerika Serikat kian memanas. Pemerintah Korut mengecam keras laporan AS bulan lalu yang menjuluki negeri komunis itu sebagai sponsor terorisme.Menurut Pyongyang, hal itu menunjukkan bagaimana putus asanya Washington untuk menggulingkan pemerintahan Korut. Demikian dicetuskan seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut kepada kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency seperti dilansir AFP, Selasa (3/5/2005).Dalam laporan tahunan, "Laporan Negara-negara mengenai Terorisme 2004" yang dirilis Departemen Luar Negeri AS, bulan lalu, Korut, Kuba, Suriah dan Iran dimasukkan dalam daftar negara-negara yang mensponsori terorisme. Korut membantah laporan tersebut. Ditegaskan bahwa laporan itu menunjukkan niat AS untuk menggulingkan rezim Korut. "Meskipun pemerintahan Bush mengakui bahwa DPRK tidak punya catatan terorisme, namun negara itu kembali menjuluki DPRK sebagai negara pendukung terorisme... kami bisa dengan jelas melihat bagaimana putus asanya negara itu dalam mencapai ambisinya untuk menggulingkan sistem di DPRK," cetus pejabat Korut tersebut. DPRK merupakan nama resmi Korut.Hubungan Korut dan AS telah sekian lama memburuk akibat konflik nuklir. Pyongyang telah memboikot dialog multilateral untuk menyelesaikan masalah program nuklirnya. Alasannya, Washington telah menerapkan kebijakan yang bermusuhan terhadap negeri itu.
(ita/)











































