PNS Baru Ditempatkan di Nias

PNS Baru Ditempatkan di Nias

- detikNews
Selasa, 03 Mei 2005 14:53 WIB
Medan - Masih ingat ujian CPNS yang diikuti serentak 4 juta orang pada akhir tahun lalu? Nah, sebagian yang lulus akan ditempatkan di daerah bencana Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan.Mereka dikerahkan untuk membantu pemulihan pemerintahan yang kurang berjalan di kedua daerah tersebut pasca tsunami dan gempa bumi. Para CPNS yang dikerahkan itu diterima bekerja di lingkup Sekretariat Daerah Sumatera Utara (Sumut). Tapi penempatan mereka di Nias hanya sementara saja."Setelah saya berkonsultasi dengan Sekda Sumut Mukhyan Tambuse hari ini, sebagian mereka kemungkinan akan ditempatkan di Nias. Tapi itu hanya sementara.Bersifat membantu saja," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Mangasing Mungkur Mungkur.Pernyataan Mungkur disampaikan kepada wartawan, Selasa (3/5/2005) di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan. Sebelumnya dia menyerahkan surat keputusan pengangkatan 114 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diterima lingkungan Pemprop Sumut.Penempatan yang sementara itu dimaksudkan untuk membantu pemerintahan Kabupaten Nias dan Nias Selatan. Kedua daerah itu terkena tsunami pada 26 Desember 2004 dan gempa bumi hebat pada 28 Maret 2005. Dampaknya, 800 orang tewas dan pemerintahan setempat mandek.PNS Pemprop Sumut yang menerima SK tahun ini seharusnya sebanyak 118 orang. Namun 3 CPNS yang dinyatakan telah lulus seleksi belum dikeluarkan SK-nya oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat. Mereka ini diterima untuk formasi D-3 Ilmu Komputer.Mungkur sudah beberapa kali mempertanyakan hal ini kepada BKN pusat. Tapi, jawabannya tidak jelas, Bahkan, BKN menyatakan akan memasukkan mereka ke dalam formasi penerimaan CPNS tahun 2005. BKD juga sudah mendesak agar ketiga CPNS tersebut diserahkan SK-nya sekarang ini, bukan tahun depan. "Tapi sampai sekarang belum ada jawaban," keluh Mungkur.Sedangkan seorang CPNS lainnya, kata Mungkur, belakangan dinyatakan mengundurkan diri. Sebab beberapa kali BKD Propsu melakukan pemanggilan kepadayang bersangkutan, namun tidak pernah datang. CPNS tersebut lulusan Planologi ITB. "Dari informasi yang kita peroleh, dia tidak berminat menjadi PNS," demikian Mungkur. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads