Terancam Pecah, DPW PKB Jateng Diminta Gelar Muspimwil
Selasa, 03 Mei 2005 14:45 WIB
Solo - Tiga tokoh kunci PKB di Jawa Tengah mendukung Alwi Shihab dan Saifullah Yusuf, sedangkan sebagian besar pimpinan cabang tetap setia pada Gus Dur. Untuk mengurai kebekuan komunikasi, diusulkan digelar musyawarah pimpinan wilayah (Muspimwil). Bahkan ada yang mengusulkan musyawarah wilayah (Muswil) dipercepat.Seperti diketahui Ketua Dewan Syuro PKB Jateng KH Abdurrachman Chudlori, Ketua Dewan Tanfidz KH Hanif Muslich dan Sekretaris Dewan Tanfidz Muzamil memilih berada di belakang Alwi. Bahkan Hanif mengklaim DPW pimpinannya didukung sebagian besar DPC PKB di Jateng siap mendukung muktamar yang akan diadakan faksi Alwi dan Saifullah.Ketua DPC PKB Boyolali Jamal Yazid menilai Muspimwil dengan mengundang seluruh pimpinan DPC PKB harus segera digelar untuk menghindarkan informasi semakin simpang-siur. "Dalam forum itu akan dicari kesepahaman dan jalan temu. Nantinya semua akan jelas, antara klaim sepihak dari oknum dengan sikap kelembagaan," ujarnya kepada detikcom, Selasa (3/5/2005).Jamal mengatakan, sejauh ini tidak ada persoalan serius dalam internal PKB. Menurutnya, konflik yang terjadi masih sebatas dinamika yang niscaya terjadi dalam sebuah organisasi politik. Namun karena peyelesaian kasus tersebut diserahkan ke jalur hukum maka semua pihak diminta menunggu hasil keputusan pengadilan.Sekretaris DPC PKB Boyolali, Anshor Budiyono, juga mendukung usulan ketuanya. Menurutnya, klaim-klaim sepihak telah meresahkan kader di bawah. "Simpatisan dan kader yang resah larinya kepada kami untuk meminta penjelasan bukan kepada elit di atas. Yang merepotkan karena klaim itu disampaikan oleh tokoh," papar Anshor.Dukungan segera digelar Muspimwil juga datang dari Ketua DPC PKB Sukoharjo, M Toha. Dia bahkan mendesakkan digelar musyawarah wilayah (Muswil) dipercepat untuk pemilihan pimpinan PKB yang baru di Jateng. Alasannya karena pucuk pimpinannya telah melakukan pelanggaran dengan menolak muktamar yang sah.Menanggapi aspirasi itu, Wakil Ketua Tanfidz DPW PKB Jateng Hussein Syifa' mendukung sepenuhnya segera diadakan Muspimwil namun dia keberatan jika Muswil dipercepat. Muspimwil, menurut Hussein, akan menjadi ajang mencairkan kembali hubungan seluruh pimpinan PKB di Jateng karena terjadi kebekuan komunikasi akibat perbedaan dalam menyikapi hasil Muktamar II PKB."Untuk percepatan Muswil sebisa mungkin tidak dilakukan karena akan semakin memperkeruh situasi. Dengan percepatan Muswil saya khawatir timbul ekses lebih buruk bagi kader dan simpatisan di Jateng yang merupakan salah satu basis pendukung terbesar PKB di Indonesia," ujar politisi muda asal Solo yang memiliki hubungan pribadi cukup dekat dengan Gus Dur tersebut.
(nrl/)











































