Ingin Sejahtera
Pekerja PT KA Ancam Mogok
Selasa, 03 Mei 2005 14:42 WIB
Jakarta - Apa jadinya jika pekerja PT KA yang menguasai jasa kereta api (KA) mogok? Ratusan hingga jutaan orang yang biasa menumpang KA akan terganggu mobilitasnya. Bahkan bisa jadi ekonomi sedikit lumpuh.Soal mogok itu bukan omong kosong. Para pekerja PT KA yang tergabung dalam Serikat Pekerja (SP) KA mengancam mogok jika tuntutan kesejahteraannya tidak dikabulkan."Kita siapkan langkah perjuangan terakhir kita yaitu mogok," tandas Amin A, salah satu pengurus DPP SPKA, Selasa (3/5/2005).Amin dan seribuan lebih rekannya -- termasuk para pensiunan yang sudah tidak muda lagi -- ditemui saat mendemo kantor Meneg BUMN di Jl Wahidin 2 Jakpus. Sebelumnya, massa yang berpakaian seragam PT KA setelan biru muda-biru tua, telah mendemo Stasiun Gambir, Departemen Perhubungan dan Mahkamah Agung (MA).Di Meneg BUMN, para pendemo mengirimkan 15 perwakilannya. Pukul 14.15 WIB, dialog berakhir. Mereka tidak ditemui Meneg langsung."Kami ditawari mulai Rabu besok akan dibentuk tim khusus dari SPKA dan Meneg BUMN untuk memroses tuntutan kami," jelas Amin yang ikut delegasi. Nah, jika dalam negosiasi itu tuntutan mereka terganjal, mogok terpaksa dilakukan.Puas beraudiensi di kantor Meneg BUMN, para pendemo bubar jalan. Selama aksi, jelas lalu lintas Jakarta yang biasa macet, semakin terhambat saja.
(nrl/)











































