Cegah Urbanisasi, Djarot Pantau Apartemen hingga Kolong Jembatan

Cegah Urbanisasi, Djarot Pantau Apartemen hingga Kolong Jembatan

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Sabtu, 01 Jul 2017 17:12 WIB
Cegah Urbanisasi, Djarot Pantau Apartemen hingga Kolong Jembatan
Foto: Dwi Andayani/detikcom
Jakarta - Dari tahun ke tahun, Jakarta diserbu gelombang urbanisasi setelah libur Lebaran. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat punya beragam strategi untuk mengantisipasi orang berbondong-bondong mengadu nasib di Ibu Kota.

Djarot mengatakan telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta aparat kelurahan untuk mendata orang-orang baru yang datang ke Jakarta. Menurut dia, antisipasi itu dilakukan hingga H+20 Lebaran.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami harus tahu siapa yang masuk ke Jakarta, tujuan mereka apa, keperluannya apa. Sampai dengan H+20," ujar Djarot di sela-sela kunjungannya ke Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).

Djarot dan jajarannya siap memantau gelombang urbanisasi, mulai dari apartemen hingga daerah padat penduduk lainnya.

"Semua sampai tingkat kelurahan kami gerakkan, tiga pilar juga termasuk kami libatkan. Untuk bisa memantau lingkungan di wilayah-wilayah tertentu, contohnya di flat-flat, apartemen, mal, terminal, stasiun, kolong-kolong jembatan, dan daerah-daerah padat penduduk, itu kami pantau sehingga kami tahu betul mobilitas orang, perpindahan orang dari suatu pulau ke kepulauan lain. Sekali lagi, ini ibu kota negara, harus kami jamin keamanan-kenyamanan seluruh warga yang hidup di Jakarta," ungkap Djarot.



Djarot juga siap memulangkan warga yang datang ke Jakarta jika tidak punya tempat tinggal serta pekerjaan. "Ya dong. Kami imbau untuk pulang. Kalau nggak punya tempat tinggal gimana? Ya kalau bisa kami bina di panti, jelas panti-panti juga akan kami lakukan antisipasi itu," kata Djarot. (aan/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads