"Soal CCTV semalam sudah dicek Densus 88, tapi saya belum dapat hasilnya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).
Dari rekaman CCTV, polisi belum dapat memastikan sejak kapan pelaku menyurvei lokasi untuk menjalankan aksinya. Anggota Brimob yang menjadi korban penusukan, sejak 19 Juni 2017, berjaga di Posko Ramadniya, yang lokasinya dekat dengan Masjid Falatehan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setyo berharap CCTV yang sedang diselidiki dapat menjadi petunjuk. "Kita harapkan sih ada CCTV yang bisa jadi petunjuk," ucapnya.
Ada kesamaan pelaku dengan pelaku penusukan polisi di Polda Sumut. Hal ini dilihat dari target pelaku yang merupakan anggota kepolisian.
"Kalau dari cara melakukannya kemungkinan besar sama yang di Medan karena menyasar polisi yang jadi korban," ucapnya. (lkw/nvl)










































