Dua Anggota Brimob Korban Penusukan Membaik Setelah Dioperasi

Dua Anggota Brimob Korban Penusukan Membaik Setelah Dioperasi

Dewi Irmasari - detikNews
Sabtu, 01 Jul 2017 09:45 WIB
Dua Anggota Brimob Korban Penusukan Membaik Setelah Dioperasi
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri, Kombes dr Yayok Witarto, mengatakan kondisi dua anggota Brimob korban penusukan membaik setelah dioperasi. (Dewi Irmasari/detikcom)
Jakarta - Dua anggota Brimob yang menjadi korban penusukan di dekat Masjid Falatehan, dekat Mabes Polri, sudah menjalani operasi. Kondisi mereka telah sadar dan berangsur membaik.



"Semalam dilakukan tindakan operasi dari pukul 00.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB selesai. Alhamdulillah kondisi saat ini relatif membaik," ujar Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes dr Yayok Witarto, di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (1/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keduanya kini menjalani perawatan intensif di Gedung dr Hardja Samsurja RS Polri. Yayok mengatakan ada tiga dokter yang menangani operasi dua anggota Brimob tersebut. "Dua korban anggota polisi dirawat di VIP Gedung Hardja Samsurja dan ditangani oleh tim dokter spesialis bedah plastik, bedah umum, dan anestesi," katanya.



Yayok mengatakan, saat dipindahkan dari RS Pertamina ke RS Polri, dua anggota Brimob itu dalam kondisi yang tidak baik. Namun, setelah dioperasi, kata Yoyok, kondisi keduanya kini terus membaik. "Iya (sadar). Tapi kondisinya jauh lebih baik setelah dilakukan tindakan operasi semalam," ucapnya.


Meski demikian, Yayok belum bisa memastikan kapan keduanya pulih mengingat keduanya baru mendapat tindakan operasi. "Lihat waktu. Kami observasi, kan baru semalam," katanya.

Dua anggota Brimob tersebut sebelumnya menjalani perawatan di RS Pusat Pertamina, Kebayoran, Jakarta Selatan. Keduanya dipindahkan ke RS Polri pada Jumat, 30 Juni, malam.



Penyerangan terhadap dua anggota Brimob, yakni AKP Dede Suhatmi dan Briptu Syaiful B, terjadi seusai salat Isya di Masjid Falatehan, Jaksel, sekitar pukul 19.40 WIB, pada Jumat (30/6). Pelaku menggunakan pisau sangkur saat melakukan penyerangan.

Setelah menusuk anggota Brimob, pelaku melarikan diri ke arah Terminal Blok M sambil mengancam anggota Brimob yang bertugas jaga. Polisi menembak mati pelaku setelah mengabaikan tembakan peringatan. (irm/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini