Oleh sebab itu Jasa Marga dan Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arus atau contraflow untuk mengurai kemacetan.
"Untuk mencairkan kepadatan, PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek saat ini melakukan rekayasa lalu lintas contraflow," kata Coorporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru Santoso, dalam rilisnya, Kamis (29/6/2017) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Contraflow yang sejak pukul 15.00 WIB diberlakukan di KM 53A sampai KM 41A, mulai pukul 20.00 WIB diperpanjang dari KM 65A sampai dengan KM 41A," terang Dwimawan.
Dalam penerapannya, Jasa Marga telah menyediakan sarana pendukung contraflow seperti rambu, rubber cone dan personel yang berfungsi untuk mengamankan kendaraan-kendaraan yang melakukan lawan arus di ruas Tol Cikampek arah Jawa Barat.
"Pemberlakuan contraflow adalah diskresi Kepolisian. Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek menyiapkan sarana pendukung seperti rambu, rubber cone dan petugas," ujar dia.
Dwimawan menyampaikan pengendaran yang ingin masuk ke jalur contraflow, agar mengambil lajur paling kanan ruas jalan.
Petugas call center Jasa Marga, Hary, menerangkan kepadatan lalu lintas disebabkan oleh peningkatan volume kendaraan dan kegiatan keluar-masuk kendaraan di Rest Area KM 62 dan KM 42.
"Antrean kendaraan karena volume kendaraan yang mengarah ke Jakarta mengalami peningkatan sejak kemarin malam dan banyaknya yang beristirahat di Rest Area KM 62 dan KM 42," pungkas Hary kepada detikcom. (aud/dkp)











































