"Interval ramai, benar-benar kondisi padat, itu nanti 30 Juni, 1 Juli, 2 Juli, atau Jumat, Sabtu, Minggu. Angka tertingginya itu akan terjadi pada Sabtu, 1 Juli, dengan jumlah tertinggi 24.566. Itu yang arus balik," ujar Senior Manager Humas Daop 1 KAI Suprapto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (29/6).
Sementara itu, hari ini diprediksi penumpang yang turun dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 24.082 orang. Arus balik pemudik diprediksi akan terus terjadi hingga 8 Juli.
"Akan terus ada lonjakan penumpang yang turun dalam kondisi istimewa, sampai dengan tanggal 8 Juli," tutur Suprapto.
Manajemen PT KAI mencatat sebenarnya arus balik sudah terjadi pada H+1 Lebaran, Selasa (27/6). Sebanyak 21.353 penumpang tercatat turun di Stasiun Pasar Senen.
PT KAI sebelumnya menambah 11 kereta untuk mengantisipasi arus mudik dan arus balik. Kereta tambahan tersebut antara lain Kertajaya Lebaran, Mataram Premium, Brantas Lebaran, Matarmaja Lebaran, Kutojaya Utara Tambahan, Kutojaya Utara Lebaran, Tawang Jaya Lebaran, Tawang Jaya Premium, GBMS Premium, Mantab Premium, dan Argo Parahyangan Tambahan. (nif/idh)











































