DetikNews
Kamis 29 Juni 2017, 13:00 WIB

Bahagianya Puluhan WNI Berprofesi ABK Salat Id di Pelabuhan Panama

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Bahagianya Puluhan WNI Berprofesi ABK Salat Id di Pelabuhan Panama Foto: Suasana Lebaran WNI di Pelabuhan Vacamonte, Panama City (KBRI Panama City)
Jakarta - Banyak warga negara Indonesia (WNI) berprofesi Anak Buah Kapal (ABK) berbendera Panama. Lebaran pun mereka lewatkan di Panama dengan salat Id di pelabuhan.

"Jumlah WNI yang berada di wilayah Panama tidak banyak, hanya 56 orang, itupun sudah termasuk dengan staf KBRI Panama City," ujar Minister Counsellor KBRI Panama City Bambang Sugeng, dalam rilis KBRI Panama City yang diterima Kamis (29/6/2017) .

"Tetapi ada lebih dari 5.000 orang Anak Buah Kapal (ABK) WNI yang terdaftar bekerja di kapal berbendera Panama," imbuhnya.

Dari seluruh ABK tersebut, ada sebagian kecil ABK yang biasanya tengah bersandar. Namun demikian, mereka tidak bisa meninggalkan kawasan internasional pelabuhan.

Untuk itulah, sejak sebelum bulan Ramadan, KBRI Panama City telah berkoordinasi dengan perusahaan pemilik kapal dan otoritas terkait di Panama untuk mendapatkan izin menyelenggarakan salat Idul Fitri di kawasan Pelabuhan Vacamonte, pelabuhan di Panama yang menjadi konsentrasi armada kapal dengan ABK WNI.

Di penghujung bulan Ramadan, KBRI Panama City akhirnya mendapatkan izin dan konfirmasi bahwa ada sekitar 90 orang ABK yang tengah bersandar.

Pada Minggu, 25 Juni 2017, bersama segenap WNI yang berada di Panama City, KBRI Panama City selenggarakan salat Idul Fitri 1438 H, di Pelabuhan Vacamonte Panama bersama para ABK WNI yang tengah bersandar. Pukul 06.00 pagi waktu setempat, seluruh WNI beserta para ABK telah berkumpul di area pelabuhan yang telah ditentukan.

Dalam salat Id itu, Ustaz Muhammad Margo bertindak sebagai khatib menyampaikan ceramah dengan tema tanggung jawab profesi sebagai bagian dari iman dan taqwa.

"Puasa telah melatih kita untuk bersabar dan menjadi lebih kuat, khususnya menghadapi risiko perkerjaan sebagai ABK yang membuat kita jauh dari keluarga," jelas Ustaz Muhammad Margo dalam ceramahnya.

"Fokuskan energi untuk menjalankan tanggung jawab kita di kapal karena itu juga merupakan ibadah dan sebagian daripada iman dan takwa," tambahnya menyemangati para ABK yang berlebaran jauh dari keluarga.

Selesai salat Id, para jemaah salat Id bersalaman saling memaafkan dan kemudian mengikuti halal bihalal yang diselenggarakan di tempat yang sama. Dalam halal bihalal tersebut, berbagai hidangan masakan Indonesia dihidangkan KBRI Panama City. Masakan Nusantara itu menjadi 'obat kangen' bagi para ABK yang sudah lama tidak pulang ke Indonesia.

Bahagianya Puluhan WNI Berprofesi ABK Salat Id di Pelabuhan PanamaFoto: Suasana Lebaran WNI di Pelabuhan Vacamonte, Panama City (KBRI Panama City)


"Alhamdulillah, udah lama nggak makan makanan Indonesia akhirnya kesampaian juga," tulis Waedhin Ardhiansyah, salah seorang ABK, dalam akun Facebook-nya dengan penuh syukur.

Dimotori oleh Dharma Wanita Persatuan KBRI Panama City, berbagai masakan yang dihidangkan dimasak oleh para WNI yang tinggal di Panama City. Sebagian besar hidangan dimasak atas inisiatif para WNI sebagai dukungan untuk wujudkan semangat kebersamaan saat hari raya.

Dalam konteks jumlah, WNI yang berkumpul, bersilaturahmi dan berlebaran bersama di sisi pelabuhan pagi itu tidak banyak, namun kehangatan dan kebersamaan jelas terasa dalam kegiatan yang berlangsung tidak lebih dari 4 jam tersebut.

Bahagianya Puluhan WNI Berprofesi ABK Salat Id di Pelabuhan PanamaFoto: Suasana Lebaran WNI di Pelabuhan Vacamonte, Panama City (KBRI Panama City)


Selama kegiatan berlangsung, suasana ramah tamah ala Indonesia yang guyub sangat kental terasa. Walau tidak semua WNI yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah muslim, tetapi semuanya bekerja bergotong royong sehingga suasana kekerabatan Indonesia sangat terasa.
(nwk/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed