Bertemu Jokowi, GNPF: Harapan Habib Rizieq Sejak Awal

Bertemu Jokowi, GNPF: Harapan Habib Rizieq Sejak Awal

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Selasa, 27 Jun 2017 16:09 WIB
Bertemu Jokowi, GNPF: Harapan Habib Rizieq Sejak Awal
Jumpa pers GNPF MUI di AQL Islamic Center, Jaksel, Selasa (27/6/2017). (Gibran Maulana Ibrahim/detikcom)
Jakarta - Habib Rizieq Syihab disebut bersyukur atas adanya pertemuan antara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) dan Presiden Joko Widodo. Rizieq dari awal menginginkan dilakukannya dialog ulama dengan Jokowi.

"Setelah pertemuan GNPF dengan Presiden, Habib Rizieq sangat bersyukur. Karena ini sebenarnya program yang diharapkan Rizieq sejak awal. (Pada Aksi) 411, kita sangat serius ingin berdialog dengan Presiden," ujar anggota Dewan Pembina GNPF MUI, Sobri Lubis, dalam jumpa pers di AQL Islamic Center, Jaksel, Selasa (27/6/2017).

Sobri menegaskan Habib Rizieq selalu mengedepankan dialog. Lewat dialog, bisa ditemukan kesepahaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selama jalur dialog ini masih bisa, siapa tahu dengan dialog itu, bahasa Habib Rizieq, sekecil apa pun celahnya untuk bisa kedamaian, kenapa nggak. Jadi ini bukan urusan hal baru," sambungnya.

Baca Juga: Momen Lebaran Habib Rizieq di Yaman, Temui Guru dan Cucu

Habib Rizieq merayakan Lebaran di Yaman. Kondisi Rizieq, disebut Sobri, dalam keadaan sehat.

"Beliau selalu berkoordinasi dengan kita, selalu memantau, mengontrol, perkembangan-perkembangan apa pun yang terjadi, dan saya melaporkan hal yang terjadi kepada beliau. Tak ada yang putus komunikasi kita dengan HRS, selalu kita laksanakan," ujar Sobri.

GNPF MUI menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka pada hari Lebaran pertama, Minggu (25/6). Salah satu pengurus GNPF MUI, M Luthfi Hakim, mengatakan pihaknya akan membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah.

"Beliau mengatakan, kita akan lebih sering ketemu. Kemudian kita sama-sama sepakat pemerintah dengan umat Islam tidak pernah ada situasi-situasi yang mana terjadi berhadapan," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Lutfi, disepakati tidak ada sikap yang berhadapan antara pemerintah dan umat Islam. (fdn/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads