"Di konten (isi pertemuan) itu, jadi ini lepas dari puja-puji. Kesannya Bachtiar Nasir memuja-muji," kata Bachtiar dalam jumpa pers di AQL Islamic Center, Jaksel, Selasa (27/6/2017).
Bachtiar mengatakan hanya menyampaikan fakta apa adanya. "Kita objektif, masak iya Presiden salah semua. (Presiden) ada benarnya juga, dong," tegas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kami juga luar biasa mendapatkannya adalah keberpihakan beliau pada ekonomi kerakyatan atau ekonomi keumatan. Kami dengar, alhamdulillah, ada will yang cukup bagus. Sampai yang sama-sama pernah kita dengar bagaimana sekian belas juta hektare tanah diperuntukkan buat rakyat," ujar Bachtiar.
Bachtiar juga mengatakan pertemuan tersebut berlangsung cair, berbeda saat dia dan GNPF melakukan aksi unjuk rasa. Ada tujuh orang perwakilan dari GNPF MUI.
"Jadi lebih cair suasananya. Karena ini suasana Lebaran. Beda kalau suasana demo," kata Bachtiar.
Bachtiar pun mensyukuri pertemuan tersebut. Mereka juga mendengarkan apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.
"Alhamdulillah, Presiden juga mendengarkan satu per satu dari kami yang hadir sejumlah tujuh orang perwakilan GNPF. Kami semua juga mendengarkan apa yang disampaikan Presiden, dan alhamdulillah ini menjadi masukan juga buat kami," kata Bachtiar.
Baca Juga: GNPF: Keberpihakan Jokowi untuk Ekonomi Umat Luar Biasa (gbr/jor)











































