Salat Id digelar pada Minggu (24/6) di halaman Wisma Duta Besar RI, demikian rilis yang disampaikan KBRI Wina seperti ditulis Selasa (27/6/2017). Sebagian besar yang hadir merupakan masyarakat Indonesia dan mahasiswa yang bermukim di kota Wina dan sekitarnya.
Salat Id di Wisma Duta Besar RI Austria tahun ini dipimpin oleh imam Muhammad Lutfi, seorang mahasiswa pasca sarjana yang sedang menempuh studi di salah satu universitas di Austria. Sementara itu, bertindak sebagai Khatib, Ustaz Dr HM Hadid Subki, seorang ahli nuklir asal Indonesia yang bekerja di markas International Atomic Energy Agency di Wina, Austria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_ |
Dalam khotbahnya, Ustaz Hadid Subki menyampaikan antara lain mengenai makna penting dari membangun kebersamaan antar umat muslim melalui silaturahmi. Agama Islam yang mengedepankan semangat rahmatan lil'alamin menekankan bahwa hubungan sosial antar sesama umat manusia tidak kalah penting dari hubungan antara manusia dengan penciptanya. Hal ini juga tercermin dalam salah satu tujuan utama puasa, yakni mengasah kepekaan dan empati untuk dapat merasakan penderitaan orang lain.
Lebih jauh, Ustaz Hadid Subki mengajak para jemaah untuk terus istiqamah dalam menjalankan ibadah meskipun bulan Ramadan telah berakhir. Upaya untuk terus istiqamah dapat dilakukan melalui doa, menjaga keikhlasan dalam beribadah, dan terus berupaya memperbaiki diri. Para jemaah juga diimbau untuk tidak melewatkan ibadah puasa Syawal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Suasana perayaan Idul Fitri tahun ini lebih semarak mengingat hari raya jatuh pada hari Minggu hingga mayoritas masyarakat Indonesia di Austria bisa datang dan berkumpul untuk merayakan Lebaran bersama. Masyarakat yang hadir tampak begitu antusias dan memanfaatkan momentum ini untuk bersilaturahmi sekaligus berkenalan lebih dekat dengan Duta Besar RI di Wina yang baru, Dr. Darmansjah Djumala beserta keluarga, yang tiba di Wina bulan Mei 2017 lalu.
Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_ |
Tampak hadir pula di antara undangan, Duta Besar dari beberapa negara anggota ASEAN yang khusus datang untuk bersilaturahmi dengan Duta Besar Djumala dan keluarga besar KBRI/PTRI Wina.
Acara silaturahmi semakin meriah dengan penampilan dari Paduan Suara Mahasiswa Universitas Airlangga yang juga turut hadir di Wisma Duta Besar RI. Grup paduan suara Unair ini baru saja memenangkan juara pertama pada kompetisi International Choral Festival Ave Forum di Baden tersebut menghibur undangan dengan membawakan beberapa lagu nasional.
Acara silaturahmi dilanjutkan dengan makan siang yang menghadirkan menu-menu tradisional lebaran khas Indonesia seperti ketupat, opor ayam, rendang, pempek, tekwan, dan tape uli.
Semarak perayaan Idul Fitri oleh komunitas WNI di Austria ini mendapat perhatian khusus dari media massa di Austria yang tertarik dengan tradisi perayaan Lebaran khas Indonesia. Stasiun TV nasional Austria, ΓRF, hadir untuk meliput langsung suasana persiapan serta keramaian perayaan di Wisma Duta Besar RI tersebut. Dalam wawancaranya dengan reporter ΓRF, Duta Besar Djumala antara lain menyampaikan bahwa bagi masyarakat Indonesia perayaan Lebaran selalu menjadi satu momentum yang istimewa.
Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_ |
Dijelaskan pula bahwa dalam tradisi Indonesia, Lebaran merupakan waktu untuk merekatkan hubungan, baik antara anggota keluarga maupun sesama masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia selalu antusias dalam menyambut hari Lebaran karena mereka akan bertemu dengan sanak saudara, kerabat serta teman yang kerap jarang dijumpai sehari-hari, serta menikmati hidangan khas seperti ketupat dan lontong.
Perayaan hari raya Idul Fitri merupakan bagian dari pelaksanaan misi KBRI Wina di bidang pembinaan masyarakat di negara akreditasi sekaligus refleksi upaya memperkuat kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan semangat agenda kesembilan Program Prioritas
Pembangunan Nasional Nawacita Presiden RI, Joko Widodo, yakni memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui ruang dialog antar masyarakat. Diharapkan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti ini akan semakin memupuk semangat persatuan dan kesatuan, sekaligus mempertebal rasa nasionalisme masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat Indonesia yang berada di Austria. (nwk/nkn)












































Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_
Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_
Foto: Suasana Lebaran di KBRI Wina (Dokumentasi KBRI WIna_