3 Anggota Jaringan Bom Bali-Marriott Dibekuk di Poso
Selasa, 03 Mei 2005 09:21 WIB
Palu - Bom Bali dan bom Marriott sudah berlalu. Tapi orang-orang yang diduga terlibat di dalamnya masih saja 'tercecer'. Mereka satu per satu ditangkapi.Paling gres, tiga anggota jaringan pengebom itu ditangkap pada Sabtu malam (30/4/2005). Mereka diciduk di Desa Pandajaya Kec Pamona Selatan, Kab Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pada Selasa (3/5/2005) ini ketiganya dibawa ke Polda Sulteng di Jl Sam Ratulangi, Palu.Ketiga tersangka berinisial Saiful, Sucipto, dan Suryadi. Mereka diperiksa intensif di Ditreskrim Polda Sulteng."Mereka diduga kuat anggota jaringan pengebom Bali dan Marriott," kata Kapolres Poso AKBP M Soleh Hidayat saat dikontak detikcom per telepon. Mereka ditangkap pasca peledakan 2 kantor LSM di Poso pada Kamis malam (28/4) silam.Penangkapan itu terjadi saat polisi melakukan razia di Pandajaya. Saat menggeledah dari rumah ke rumah, polisi menemukan ada 3 orang memiliki senjata api, bahan peledak, dan sejumlah amunisi berbagai kaliber. Mereka pun digelandang ke kantor polisi."Mereka adalah orang baru di kawasan itu, bukan penduduk asli," kata KapolresK. Ketiganya berasal dari Cilacap, Ponorogo dan Banyuwangi. Dari mereka juga ditemukan sejumlah buku antara lain berisi latihan militer di Afghanistan dan buku tentang Imam Samudra.Hingga kini pejabat di Ditreskrim belum mengeluarkan statemen soal kasus itu. Belasan wartawan pun antre menunggu di depan Gedung Ditreskrim.
(nrl/)










































