"Kendaraan mengalir deras dari barat masih arus mudik, namun tetap berjalan. Bergerak, kecepatan 30 km/jam," kata Kasatlantas Polres Pemalang AKP Riswanto saat dihubungi, Senin (26/6/2017).
Riswanto mengatakan tol darurat Brebes-Gringsing rencananya ditutup sejak malam takbiran, Sabtu (24/6) hingga Rabu (28/6). Namun, karena adanya peningkatan volume kendaraan, tol darurat itu dibuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riswanto mengatakan ada dua pintu keluar (exit) yang dibuka untuk ke luar di wilayah Pemalang. Riswanto menyebut dua titik pintu keluar itu akan dibuka di Gandulan dan Sewaka.
"Dari exit Sewaka, pengendara bisa menuju Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, dan seterusnya. Sedangkan exit Gandulan untuk tujuan Pemalang dan Pemalang Timur, langsung sampai Pekalongan," urainya.
Meski begitu, lalu lintas di jalan tol darurat tidak terlalu padat. Kondisi lalin ramai-lancar.
"Tidak ada kemacetan. Peningkatan volume kendaraan di hari kedua Hari Raya dari Jakarta dan Jawa Barat mengalir terus. Kita di Jawa Tengah menampung ruas jalan yang digunakan supaya tidak macet di Pantura," ujarnya. (ams/idh)











































