"Ya ziarah, habis lebaran kan. Ini bawa keluarga dari Cilandak ke sini, mumpung jalanan sepi," ujar Akmal di makam Mbah Priuk, Senin (26/6/2017).
Makam yang diresmikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada awal Maret 2017 ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya yang harus dilindungi. Luas area makam mencapai 3,4 hektare yang terbagi dalam dua bangunan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Area depan diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menunaikan salat, mengaji atau sekedar duduk. Di tempat ini juga ada kolam yang dipercaya mengalirkan air berkah.
Pengunjung atau peziarah diperbolehkan untuk mengambil air tersebut, untuk diminum atau untuk dibawa pulang. Pihak pengelola makam sudah menyiapkan gelas-gelas plastik di pinggir kolam.
"Ini untuk orang tua nitip minta dibawain air dari makam Mbah Priok. Rasanya kayak air sumur cuma ini ada barokahnya, sudah banyak khasiatnya," sambung Akmal.
![]() |
Menurut pengelola makam, biasanya peziarah akan ramai berkunjung pada hari raya Idul Adha, karena bertepatan dengan musim haji.
"Ramainya pas Idul Adha kan pas musim haji, jadi sebelum berangkat naik haji minta berkah dulu di sini," kata salah saat pengelola yang tak mau disebutkan namanya. (adf/fdn)