Pantauan detikcom di Terminal Kampung Rambutan, Minggu (25/6/2017), siang, pemudik masih banyak yang berdatangan ke terminal ini. Sebagian beristirahat di ruang tunggu dan di halaman bus sambil menunggu kedatangan bus tujuan.
Ada berbagai alasan mengapa pemudik baru pulang hari ini. Mulai soal baru mendapat jatah libur, kebiasaan, hingga terpaksa. Dani (51), misalnya, karyawan swasta di Jaksel, mengaku memang sudah menjadi kebiasaan baginya mudik pada hari Lebaran ke Tasikmalaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terminal Kampung Rambutan masih ramai pemudik pada hari pertama Lebaran. (Denita/detikcom) |
Alasan Dani berbeda dengan pemudik lainnya, Sarmiwato (56), yang hendak mudik ke Pati, Jawa Timur. Sarmiwoto bersama istri dan seorang cucunya berangkat untuk bersilaturahmi sekaligus menjenguk saudari iparnya yang tengah sakit keras.
"Iya, terpaksa, karena kakak istri sedang sakit keras. Silaturahmi sekaligus menjenguk keluarga. Susah nggak punya duit, susah hidup di Jakarta. Dulu sebelum masa krismon hampir tiap tahun pulang, malah bisa sampai 3 kali, sekarang nggak bisa," kata Dani bercerita kepada detikcom.
Para pemudik berharap bisa sampai tujuan dengan tepat waktu. Terlebih Pak Jajang (55), yang sempat merasakan lelahnya 22 jam perjalanan menuju Garut dari Jakarta.
"Terparah dua tahun lalu, sejak di tol arah Bintaro macet total. Kami 22 jam di perjalanan pakai bus. Kita semua stres, suntuk di jalan, apalagi anak-anak masih kecil dan sewot sekali. Menangis terus," keluhnya.
Terminal Kampung Rambutan masih ramai pemudik di hari pertama Lebaran. (Denita/detikcom) |
Menurutnya, saat ini fasilitas yang disediakan pemerintah lebih bagus dibandingkan sebelumnya.
"Sejauh ini baik-baik saja, semua gampang di akses sih," katanya.
Berdasarkan data kantor Terminal Bus AKAP Kampung Rambutan, tercatat jumlah penumpang yang berangkat sejak Sabtu (24/6), H-10 Lebaran sebanyak 379 bus dengan 9.453 orang yang sudah diberangkatkan dari terminal ini.
Sementara pada hari pertama Lebaran ini, hingga pukul 14.00 WIB tercatat sebanyak 106 bus dan 2.794 penumpang yang berangkat. Lalu ada 77 bus dan 3.030 penumpang yang tiba. Data tersebut menunjukkan jumlah pemudik menurun dari puncak arus mudik yang jatuh pada 22 Juni lalu sebesar 17.465 penumpang. (idh/rvk)












































Terminal Kampung Rambutan masih ramai pemudik pada hari pertama Lebaran. (Denita/detikcom)
Terminal Kampung Rambutan masih ramai pemudik di hari pertama Lebaran. (Denita/detikcom)