"Kami menunggu, untuk Pak Djarot sendiri sampai hari ini belum mendapat jadwal. Kami tadi sudah mendapat (jadwal untuk bertemu) pukul 17.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB tapi baru saja kami dapat kabar beliau agendanya padat sekeluarga, jadi saya dan Pak Anies menunggu," ujar Sandiaga di sela-sela open house-nya di Masjid At-Taqwa, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (25/6/2017).
Permintaan melakukan pertemuan dengan Djarot telah dilakukan melalui protokoler. "Secara langsung beliau sudah atur ketemu di Taman Suropati (rumah dinas Djarot), tapi sampai hari ini belum dapat jadwal. Kami menunggu jadwal Pak Djarot," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi ketemu banyak sekali (di Istana), Presiden dan Wakil Presiden dan keluarganya, menteri, para duta besar, para pejabat negara, juga banyak masyarakat dan bisa bersilaturahmi," imbuhnya.
Tidak ada pesan khusus yang disampaikan Jokowi kepadanya saat berkunjung ke Istana. "Nggak ada pesan khusus, tapi intinya menyampaikan kalau dalam suasana Lebaran ini harus bermaaf-maafan. Saya juga meminta maaf kepada beliau kalau selama bulan-bulan ini ada kesalahan," tuturnya.
"Mudah-mudahan tahun-tahun ke depan bagaimana pemerintah pusat dan daerah bersanding. Ketemu banyak menteri juga, Bu Sri Mulyani salah satunya. Banyak agendanya di DKI. Itu yang saya harapkan agar nantinya suasananya terbentuk dan kondusif," tambahnya. (nvl/idh)










































