Usai Salat Id, WNI di Doha Doakan Konflik Qatar Segerai Usai

Usai Salat Id, WNI di Doha Doakan Konflik Qatar Segerai Usai

Aditya Mardiastuti - detikNews
Minggu, 25 Jun 2017 12:05 WIB
Usai Salat Id, WNI di Doha Doakan Konflik Qatar Segerai Usai
WNI di Doha menunaikan salat Id. (Foto: dok. KBRI Doha)
Jakarta - Komunitas warga Indonesia di Doha, Qatar, menunaikan salat Id 1438 H di Lapangan Grand Hamad Stadium, Al-Arabi Sports Club. Mereka berdoa agar konflik diplomatik Qatar dengan negara-negara anggota GCC (Dewan Kerja Sama Teluk), khususnya Arab Saudi, PEA, dan Bahrain, berakhir damai.

Dalam rilis yang diterima dari Kedutaan Besar Qatar, Minggu (25/6/2017), rangkaian salat Id dilakukan sejak dini hari mulai pukul 04.30 guna menghindari suhu yang menyengat pada musim panas. Pemerintah Qatar juga telah mengimbau warga agar menghindari kegiatan di luar rumah karena temperatur di Qatar pada siang hari mencapai 50 derajat Celsius.

Usai Salat Id, WNI di Doha Doakan Konflik Qatar Segerai UsaiWNI di Doha menunaikan salat Id. (Foto: dok. KBRI Doha)

Dalam sambutan tertulis, Duta Besar Indonesia untuk Qatar Muhammad Basri mengimbau agar WNI tetap tenang dan berdoa agar konflik diplomatik di kawasan itu segera berakhir dengan damai. KBRI terus memonitor situasi dan bekerja sama dengan pihak terkait di Qatar guna menjamin keamanan dan keselamatan WNI di Qatar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Basri juga mengimbau agar WNI senantiasa menjaga dan meningkatkan rasa persaudaraan dan toleransi setelah menjalankan ibadah puasa. Ia berharap Ramadan menjadikan setiap manusia menjadi pribadi yang takwa dan saleh, baik secara personal maupun sosial, dan semoga berdampak bagi peningkatan rasa persaudaraan, toleransi, dan empati guna kepentingan bangsa dan kita bersama yang berada di perantauan.

Basri juga mengapresiasi kontribusi Komunitas Diaspora Indonesia yang dinilai pihak pemerintah Qatar sebagai komunitas yang baik dan patuh hukum. Disampaikan pula bahwa setiap WNI merupakan duta bangsa di luar negeri sehingga perlu kiranya selalu memberikan contoh perilaku yang baik.

"Kita tunjukkan bahwa kita sebagai bangsa yang besar sehingga perlu menjaga agar citra bangsa Indonesia tetap selalu baik di mata pemerintah dan masyarakat di Qatar," papar Basri.


Usai Salat Id, WNI di Doha Doakan Konflik Qatar Segerai UsaiWNI di Doha menunaikan salat Id. (Foto: dok. KBRI Doha)
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustaz Saharudin Sasaky memaparkan tema 'Tiga Wasiat dari Madrasah Ramadan'. Ramadan mengajari umat Islam tentang kebinekaan dan toleransi, yaitu bagaimana menjalankan agama dan keyakinan tanpa memaksakannya kepada orang lain; Ramadan mengajari umat yang satu yang tidak dapat dipisah-pisahkan oleh suku, bangsa, ataupun etnis; dan Ramadan mengajak muslim memiliki pribadi yang rabbani, yaitu pribadi yang tidak membeda-bedakan antara ibadah vertikal dan horizontal.

"Dengan pribadi yang rabbani, umat Islam mengenal Allah SWT tidak hanya di bulan Ramadan, namun menjadi hamba Allah yang sebenar-benarnya kapan saja dan di mana saja" kata Sazaky.

Ketua Indonesia Muslim Society in Qatar (IMSQA) Abdullah menyampaikan rangkaian kegiatan Ramadan telah dilaksanakan KBRI Doha bersama Permiqa, seperti peringatan Nuzulul Quran, tarawih berjemaah, yang ditutup dengan salat Id. Abdullah mengapresiasi KBRI dan masyarakat atas kerja sama dalam rangkaian kegiatan safari Ramadan sehingga berlangsung sukses dan hikmat.

"Alhamdulillah semua rangkaian kegiatan berjalan baik dan lancar berkat kerja sama yang tulus dari rekan-rekan staf KBRI Doha, IMSQA, dan Permiqa serta saudara di perantauan lainnya," ujar Abdullah. Salat Idul Fitri berlangsung hikmat dan khusuk.

Setelah salat Id, komunitas Indonesia melakukan halalbihalal dan bersilaturahmi dengan suasana kekeluargaan di antara masyarakat Indonesia sambil menikmati nasi kotak. Silaturahmi dengan suasana kekeluargaan di antara komunitas Indonesia sangat terasa.

"Sungguh mengharukan dan penuh rasa kekeluargaan salat Id dan berlebaran di Qatar" ungkap Fitria Ramadhani, yang baru pertama kali ikut salat Id dan berlebaran di Qatar. "Nggak nyangka komunitas Indonesia sebanyak ini," ujarnya.

Acara salat Id itu juga diikuti para ekspatriat dari mancanegara, seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Sri Lanka, serta beberapa warga Qatar. Salat Idul Fitri juga dihadiri Ketua DWP KBRI Doha Andi Una. (ams/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads