Agung Rai Berikan Buku tentang Dewi Saraswati ke Obama

Agung Rai Berikan Buku tentang Dewi Saraswati ke Obama

Prins David Saut - detikNews
Minggu, 25 Jun 2017 01:01 WIB
Agung Rai Berikan Buku tentang Dewi Saraswati ke Obama
Presiden ke-44 AS Barack Obama mendapat buku tentang Dewi Saraswati saat berkunjung ke Bali, 24 Juni 2017 (Foto: REUTERS/Yuri Gripas)
Gianyar - Pendiri Agung Rai Museum of Arts (ARMA), Agung Rai memberikan sebuah buku kepada presiden ke-44 AS Barack Obama. Buku itu adalah Talks On Saraswati karya Prof Ronald Jenkins.

"Saya titip berikan buku Saraswati dari Prof Jenkins yang di-launching tahun lalu," kata Agung seusai kunjungan Obama di museum lukisan yang terletak di Jl Raya Pengosekan, Ubud, Gianyar, Sabtu (24/6/2017).

Buku tersebut diluncurkan pada 2015 di New York di Hari Saraswati. Agung hadir bersama Prof Jenkins dalam peluncuran buku yang mengulas filosofi Saraswati dan implementasinya tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Isi buku tentang Dewi Saraswati, sebagai Dewi pengetahuan dan kesenian. Seni itu membuat keindahan, maka di Bali diekspresikan ke dalam patung, musik, lukisan, dan banyak. Itu gambaran buku itu, harmonis ya," ujar Agung.

Obama mengunjungi ARMA pada sore tadi, dan menghabiskan waktu selama dua jam. Ia dan keluarga beserta rombongan disambut oleh tarian seratusan anak-anak dan sempat mencicipi jajanan khas Bali serta minum kelapa muda.

Presiden AS ke-44 itu akan menjalankan liburan keluarganya di Bali hingga 28 Juni 2017, lalu berlanjut di Yogyakarta dan bertandang di Jakarta. Obama tiba di Pulau Dewata pada Jumat (23/6) malam.


Agung Rai: Kata Obama Kita Beruntung Hidup di Tanah Subur

Agung Rai menemani Obama ketika melihat-lihat di ARMA. Kepada Agung, Obama menyatakan Indonesia beruntung memiliki tanah yang subur.

"Kita beruntung katanya, iya kata Obama, karena kita hanya dua musim dan subur," kata Agung.

Sosok Obama bagi Agung sendiri berkesan seperti pria yang besar dengan adat ketimuran. Obama di mata Agung bagai orang Indonesia yang terkenal akan keramahannya.

"Obama itu luar biasa hatinya, dan terasa melekat dengan timur. Kelihatan dari behavior dan santunnya. Jadi kayak kita-kita gitu, mungkin dari memori budaya ketika dia kecil," ujar Agung.

Sementara Michelle Obama, disebut Agung, lebih banyak berbincang dengan istrinya. Kedua putri Obama justru menikmati fasilitas taman ARMA dengan pemandangan ke persawahan.

"Ibu Michelle sama istri saya, keluarganya romantis dan baik sekali. Mereka senang merasakan pedesaan, dan anak-anaknya senang sekali, foto-foto, lihat sungai, sawah dan pohon-pohon," ucap Agung.

Museum yang berdiri sejak 20 tahun lalu ini adalah obyek wisata pertama yang dikunjungi Obama dalam rangka liburan di Bali. Obama beserta keluarga dan rombongan akan jalan-jalan di Pulau Dewata hingga 28 Juni 2017.

(vid/dkp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads