"Kami laporkan bahwa yang sudah berangkat dari H-10 sampai H-2 itu sebanyak 95.820 orang. Nah, itu H-10 sampai H-2 terjadi peningkatan puncak arus mudik itu di H-3, itu sebanyak 17.465. Puncaknya itu di H-2," ujar Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Sabtu (24/6/2017).
Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom) |
Pantauan detikcom, pemudik terus berdatangan ke lokasi bus antarkota antarprovinsi. Dengan membawa barang bawaan serta bersama keluarga, mereka langsung diarahkan oleh petugas dan pegawai PO bus tujuan. Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah mengatakan naiknya jumlah pemudik transportasi umum menunjukkan kepercayaan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andri berharap sistem tiket elektronik dapat diterapkan pada tahun berikutnya. Dia juga menyebut pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai berkurang tahun ini.
"Alhamdulillah jumlahnya sudah menurun karena memang dari Kementerian Perhubungan, baik itu melalui bus, baik itu melalui kereta, kapal, kita juga menyiapkan ruang untuk kendaraan mudik gratis dengan motor," imbuhnya.
Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom) |
Untuk keamanan di Terminal Kampung Rambutan, Dishub bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk kenyamanan pemudik. Kepala Terminal Kampung Rambutan August meminta masyarakat berhati-hati dan tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal.
"Untuk keamanan, kami dibantu Polda Metro dan Kodam Jaya. Jadi dibantu TNI-Polri. Di pos terpadu itu ada TNI, Polri, Sapol PP, Dinas Perhubungan. Polisi juga untuk keamanannya mobil untuk keliling mengecek, memastikan tidak terjadi tindak pidana, dan masyarakat merasa aman dengan adanya TNI dan Polri," jelas August. (nvl/idh)












































Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)
Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)