Dirjen Udara Prediksi Pemudik Pesawat Meningkat 9,8 Persen

Dirjen Udara Prediksi Pemudik Pesawat Meningkat 9,8 Persen

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 23 Jun 2017 20:29 WIB
Dirjen Udara Prediksi Pemudik Pesawat Meningkat 9,8 Persen
Foto: Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso/Noval-detikcom
Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso memprediksi pemudik yang menggunakan pesawat terbang tahun ini meningkat 9,8 persen. Tercatat sekitar 2,5 juta pemudik telah berangkat hingga malam tadi.

"Kami belum lihat (peningkatan pastinya), nanti waktu lebaran kami lihat kenaikannya seberapa jauh. Karena menurut prediksi kami, passenger yang diangkut pada tahun ini ada 5.400.000 penumpang. Sedangkan tahun lalu 4.900.000, nah ini berarti naik 9,8%," ujar Agus di Posko Terpadu Angkutan tahun 2017 Ruang Nanggala, Gedung Cipta lantai 7, Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017).

Agus menyebut hingga Kamis (23/6) malam, ada sekitar 2,5 juta pemudik yang menggunakan pesawat. "Tadi malam saya itu kira-kira ada 2,5 juta penumpang yang diangkut oleh transportasi udara," sebutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agus menyebut perlu penilaian cermat untuk mengetahui penyebab lonjakan pemudik yang menggunakan transportasi udara. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, pihaknya mempersiapkan lebih banyak armada pesawat terbang.

"Kemudian jam operasi airport juga diperpanjang. Misal kita lihat di Halim pukul 22.00 WIB sudah lengang. Tapi nanti kenapa masih dibuka, karena ada pendaratan yang terjadi pada pukul 24.00 WIB. Kita memberikan fasilitas kepada masyarakat supaya nanti yang ingin mudik bisa tertampung utamanya lewat udara," katanya.

Tahun ini ada 14 maskapai dengan 532 pesawat yang disediakan untuk Mudik Lebaran tahun 2017. Dirjen Udara Kemenhub juga menambah jam operasi beberapa bandara besar.

"Ada yang diperpanjang menjadi 24 jam, ada yang sampai pukul 24. Yang beropasi 24 jam seperti Jakarta baik Halim dan Soetta, Kemudian Juanda Surabaya, Denpasar, Makassar, sampai Kualanamu. Yang lain sampai jam 24 seperti Solo, Yogyakarta itu sampai jam 24," imbuhnya. (nvl/ams)


Berita Terkait