"Bogor ini adalah satu dari daerah-daerah yang padat dan dilalui pemudik. Saat musim liburan nanti juga akan ramai dengan mereka yang ingin berekreasi. Oleh karenanya saya tadi berdiskusi dengan Kapolres Bogor, dan beliau sudah disampaikan berkaitan dengan rencana-rencana yang akan dilakukan," ujar Budi di Polresta Bogor, Jumat (23/6/2017).
Budi mengapresiasi rencana-rencana yang telah disiapkan untuk mencegah kemacetan. Budi menyebut persiapan itu memang penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi menyebut salah satu rencana mengurai macet dengan melarang truk untuk beroperasi di jalan. Larangan tersebut diberlakukan dengan pertimbangan adanya kemungkinan truk mogok yang akan mengakibatkan kemacetan parah.
"Kemungkinan Bogor sendiri sudah membuat langkah-langkah dan bagi truk-truk tertentu, truk pasir misalnya itu kita minta 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran tidak beroperasi di jalan. Jangan ada truk yang melintas karena kalau ada satu yang melintas dan mogok selesai semuanya (macet)," sebutnya.
Terakhir, Budi kembali mengingatkan mengenai penggunaan armada bus. Ia mengimbau agar bus yang belum berstiker biru tak boleh dinaiki.
"Satu lagi adalah nanti waktu liburan, liburan nanti ada banyak pusat perbelanjaan. Kita minta kepada masyarakat, bus yang tanpa ramp check nggak boleh dinaiki. Itu harus konsisten kita laksanakan. Saya minta teman-temen di sini juga terus mengingatkan. Supaya semua berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan," tutupnya. (hld/ams)










































