PKS Tak Khawatirkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

PKS Tak Khawatirkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 23 Jun 2017 17:40 WIB
PKS Tak Khawatirkan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo
Jakarta - PKS yakin akan kembali memenangkan Pilgub Jabar mendatang. PKS sudah mempersiapkan 120 ribu kader dan simpatisan se-Jawa Barat jelang Pilgub Jabar. Dengan persiapan yang sangat matang, meski seorang Ridwan Kamil masih memuncaki survei cagub Jabar pun tak jadi kekhawatiran PKS.

"Jadi, tanpa mengurangi rasa hormat, dengan angka elektabilitas Kang Emil yang paling tinggi di berbagai survei di bawah 30 sampai 40 persen, walau Kang Emil tidak berpasangan dengan kami insyaallah kami tidak khawatir," kata Ketua DPP PKS Haris Yuliana kepada wartawan, Jumat (23/6/2017).

Haris yang juga anggota tim pemenangan wilayah PKS di Jawa Barat ini kemudian bicara soal karakter pemimpin Jabar yang cocok dengan warga Jawa Barat. Pertama jelas masyarakat Jawa Barat menghendaki pemimpin yang kompeten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rakyat Jawa Barat tidak bisa dirayu hanya dengan pencitraan apalagi hanya via media sosial," kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat ini.

"Memimpin Jawa Barat yang luas dan masyarakat beragam tidak cukup hanya dengan media sosial. Pemimpin harus turun langsung ketemu rakyat dan berbicara hal yang substantif bukan hal-hal yang di permukaan saja," imbuhnya.

Yang kedua, masyarakat Jawa Barat selain nasionalis juga religius. Karenanya figur yang religius menjadi figur yang penting. Karena itu PKS kerja keras membangun poros nasionalis religius di Jawa Barat menghadapi Pilgub 2018.

"Ketiga, gotong royong dan tidak individualistis, rakyat Jawa Barat kental dengan nuansa tolong menolong dan saling bantu. PKS sadar bahwa Pilkada memang umumnya bergantung kepada daya tarik perorangan. Tapi kami yakin bahwa bersama lebih kuat ketimbang sendirian," kata Haris.

"PKS yakin bahwa bersama dengan koalisi partai dan organ masyarakan Jawa Barat lainnya jelas lebih kuat ketimbang mengagung agungkan citra pribadi. Kemenangan 10 tahun terakhir jelas menjadi bukti kuatnya kebersamaan dengan partai lain dan organ masyarakat. Ketimbang hanya citra personal," pungkasnya. (van/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads