Reaksi tersebut terutama ditunjukkan oleh para netizen melalui media sosial. Wacana terkait UN dengan soal esai itu diunggah oleh Instagram Kemendikbud (@Kemdikbud.ri).
"Pada penyelenggaraan ujian nasional (UN) tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuat soal UN lebih bervariasi. Soal UN tahun 2018 sebagian besar memang masih berupa pilihan ganda. Namun Kemendikbud juga akan menggunakan soal yang tidak hanya berupa pilihan ganda. Beberapa soal bisa berupa mengisi jawaban, pilihan yang tidak tunggal, esai, atau bentuk lainnya," tulis keterangan foto di Instagram @kemdikbud.ri, dilihat detikcom pada Jumat (23/6/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal lain yang juga menarik perhatian adalah ketika ada netizen yang mengomentari posting-an Kemendikbud dengan membawa-bawa nama Tuhan.
"Ya Allah, barangsiapa yang mengurusi umatku lantas dia merepotkan (membuat susah) umatku, maka repotkanlah dia..." (HR. Muslim 1828)," tulis akun @cerita.anda
"Ingatlah barang siapa yg menyusahkan atau memberatkan orang lain,niscaya Allah akan menyusahkan atau memberatkannya di akhirat. Sesungguhnya azab Allah sangatlah pedih," tulis akun @ilhamifandi.r
Kemudian, akun Kemendikbud pun membalasnya dengan salah satu surat di dalam Al-Quran.
Saling balas komentar Kemendikbud dengan netizen soal UN 2018. (Foto: dok. Instagram Kemendikbud RI) |
"@cerita.anda @ilhamifandi.r Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (Al-Baqarah: 286). Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan (Al-Insyirah: 6)"
Saling balas komentar Kemendikbud dengan netizen soal UN 2018. (Foto: dok. Instagram Kemendikbud) |
Setelah dibalas, kedua netizen itu kembali berkomentar dan tidak menyangka akan dibalas oleh Kemendikbud. "Wow dibales," tulis @cerita.anda.
Sebelumnya, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud Nizam mengatakan variatifnya soal dalam UN bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan siswa.
"Kami berusaha, mulai tahun depan soal UN tidak lagi semuanya pilihan ganda, sehingga dapat mengukur level kognisi siswa lebih dalam," ujar Nizam dalam keterangan yang dipublikasikan melalui situs resmi Kemendikbud. (nkn/iy)












































Saling balas komentar Kemendikbud dengan netizen soal UN 2018. (Foto: dok. Instagram Kemendikbud RI)
Saling balas komentar Kemendikbud dengan netizen soal UN 2018. (Foto: dok. Instagram Kemendikbud)