H-2 Lebaran, Pemudik di Stasiun Senen Capai 27.000 Penumpang

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Jumat, 23 Jun 2017 09:38 WIB
Suasana di Stasiun Senen (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - H-2 jelang Lebaran pemudik mulai padati Stasiun Senen, Jakarta Pusat. Senior Manager (SM) Humas DAOP 1, Suprapto mengatakan penumpang hari ini mencapai 27.058 pemudik.

"Jadi gini untuk H-2 posisi angkutan kereta api di wilayah DAOP 1, perjalanan jarak jauh maupun dekat, di Stasiun Senen hari ini mencapai 27.058 pemudik," kata Suprapto saat ditemui detikcom, di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Jumat (23/6/2017).

Kisaran penumpang di Stasiun Senen biasanya sekitar 25 Ribu hingga 26 Ribu pemudik. Suprapto mengatakan lonjakan kondisi istimewa pemudik sudah terjadi sejak H-10 pada 15 Juni lalu.

"Terkonsentrasi ya Stasiun Senen sudah terjadi lonjakan kondisi istimewa dimulai tanggal 15 Juni H-10, kondisi ini diprediksi hingga 28 Juni nanti H+2," ujarnya.

H-2 Lebaran, Pemudik di Stasiun Senen Capai 27.000 PenumpangFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Suprapto juga mengimbau pada pemudik agar teliti memeriksa tiket dan memastikan tiket sesuai dengan kartu identitas. Selain itu, ia juga mengatakan pemudik harus memerhatikan jumlah bagasi yang dibawanya.

"Imbauan pemudik, pertama tiket itu harus diperiksa kembali, harus sesuai dengan nama, dengan kartu identitas, kalau tidak sesuai dengan identitas karcis dianggap tidak berlaku," ucapnya.

"Lalu yang penting barang bagasi, tidak boleh lebih dari 20 Kg, dan kurang dari dari 40 kg, kena cas lebih dari 40, ditolak, dialihkan, menghambat perjalanan dia," sambungnya.

H-2 Lebaran, Pemudik di Stasiun Senen Capai 27.000 PenumpangFoto: Cici Marlina Rahayu/detikcom
Jika pemudik masih berharap untuk mendapatkan tiket kereta. Suprapto mengatakan rajin mengecek aplikasi KAI Access. Menurutnya pemudik tidak perlu menginap di stasiun, karena hal ini bisa mengganggu layanan bagi pemudik lainnya.

"Rajin-rajin lihat aplikasi KAI access, memang tiket cancel tidak signifikan, sedikit sekali. Namun pemudik tak perlu nginep, kalau mau dapat pembatalan, lihat di rumah, lihat KAI access," tututnya.

"Kita mengimbau, itu soalnya akan mengganggu layanan ke penumpang yang lain," tutupnya. (cim/rna)