Pelaku Pelemparan Kantor Polisi Syariat Lhokseumawe Ditangkap

Datuk Haris Maulana - detikNews
Kamis, 22 Jun 2017 17:49 WIB
Kantor Polisi Syariat diserang (Haris/detikcom)
Lhokseumawe - Pelaku pelemparan kantor Satpol PP dan WH (Polisi Syariat) Lhokseumawe, Aceh, akhirnya dibekuk. Pelakunya ternyata oknum Polres Lhokseumawe.

"Setelah kita menerima laporan dari Satpol PP-WH, tim Reskrim melakukan penyelidikan, termasuk para saksi mata," kata Kabag Ops Polres Lhokseumawe Kompol Ahzan saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (22/6/2017).

Setelah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, personel mengembangkan dan berhasil mengungkap siapa pelakunya. Ternyata mereka adalah oknum aparat kepolisian setempat.

"Pelaku pelemparan kantor Satpol PP-WH ternyata oknum aparat Polres Lhokseumawe. Mereka ada delapan orang," tambah Ahzan didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu.

Menurut pengakuan pelaku, kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman. Waktu itu, oknum polisi sedang duduk bersama teman wanitanya dan ditegur oleh Polisi Syariat.

Dari situlah awal timbul permasalahan yang membuat oknum polisi kesal hingga melempar kantor Satpol PP-WH dengan botol sirop.

"Masalah ini sudah selesai. Polres Lhokseumawe dan Satpol PP-WH sudah melakukan pertemuan dan disepakati prosesnya tidak diperpanjang. Oknum polisi sendiri tetap kita hukum. Mereka terkena sanksi disiplin dan akan diproses oleh petinggi Polres Lhokseumawe," sebut Ahzan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP-WH Lhokseumawe M Irsyadi mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Polres Lhokseumawe.

"Kita sudah duduk bersama. Kita tidak memperpanjang lagi masalah tersebut. Apalagi pimpinan polisi setempat akan memberikan sanksi tegas terhadap mereka," sebut Irsyadi.

Diberitakan sebelumnya, kantor Satpol PP-WH Kota Lhokseumawe dilempari dengan botol sirop oleh sejumlah pria bersebo.

"Ada delapan sepeda motor. Mereka berboncengan. Pengendara pakai helm, sedangkan yang di belakang pakai sebo," kata Zikrillah, petugas piket di kantor setempat, kepada detikcom, Kamis (22/6/2017).

Setelah melakukan aksinya, kawanan pria itu langsung kabur ke arah kota sehingga tak seorang pun dari mereka dapat dikenali. (dhn/dhn)