Ditolak Mantan Istri Rujuk, Prasetyo Nekat Bakar Diri

Ditolak Mantan Istri Rujuk, Prasetyo Nekat Bakar Diri

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Kamis, 22 Jun 2017 16:09 WIB
Ditolak Mantan Istri Rujuk, Prasetyo Nekat Bakar Diri
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Prasetyo (38) gigit jari saat ajakan rujuknya ditolak mantan istrinya Sumiati (35). Mereka cekcok dan Prasetyo lalu gelap mata membakar diri.

Kapolsek Ciracas Kompol Tuti Aini, menceritakan peristiwa tersebut berawal saat Prasetyo menyambangi kediaman Sumiati di RT 5 RW 01, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis 22 Juni 2017 pukul 02.30 WIB.

Dia lalu mengutarakan niat untuk rujuk dan membina biduk keluarga lagi dengan Sumiati. Namun, ajakan Prasetyo ditolak Sumiati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ngajak rujuk ditolak. Selanjutnya dia diusir keluar dan ketika diusir keluar tersebut dia sempat mengancam ke mantan isterinya akan balik lagi ke rumah itu," kata Tuti kepada detikcom, Kamis (22/6/2017).

Tak lama berselang sekitar pukul 03.15 WIB, lanjut Tuti, Prasetyo kembali datang lagi ke rumah Sumiati sesuai janjinya. Keduanya adu mulut dan tiba-tiba Prasetyo menyiramkan cairan bensin yang sudah dibawanya menggunakan sebuah kantong plastik ke tubuhnya sendiri.

Dia membakar diri. Cairan bensin yang disiramnya itu juga mengenai Sumiati. Sumiati pun ikut terbakar. "Dia niat bakar dirinya sendiri tapi cairannya bensin itu mengenai mantan isterinya, kadi keduanya terbakar," imbuhnya.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berupaya untuk melakukan pertolongan. Keduanya pun dibawa ke Klinik Sejahtera, Ciracas oleh warga. Beruntung nyawa keduanya berhasil diselamatkan.

Akibat kejadian ini, Prasetyo mengalami luka bakar yang cukup parah, sementara Sumiati mengalami luka di bagian tangan dan kaki.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi berupa korek api, busa, dan guling yang dilakukan saat memadamkan api. "Mantan isterinya hanya luka sedikit saja karena terkena cairan. Kasus ini masih dalam penyidikan, korban kami masih periksa," kata Tuti.

(aan/idh)


Berita Terkait