Selidiki Mulyana, Ketua KPK Sering Diancam Lewat SMS
Senin, 02 Mei 2005 16:28 WIB
Jakarta - Sudah bukan rahasia lagi banyak orang -- utamanya pencuri duit rakyat -- tidak suka pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, ancaman pun sudah menjadi nasi sayur bagi KPK.Tapi ancaman bernada minor itu kini lebih sering dipanen KPK. Utamanya setelah KPK menyelidiki kasus suap Mulyana dan indikasi korupsi di tubuh KPU yang saban hari jadi isu hangat. Takutkah KPK?"Itu hanya omong kosong saja. Bullshit!" tandas Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki saat ditanya wartawan di kantornya, Jl Veteran III, Jakpus, Senin (2/5/2005).Ancaman itu mampir lewat pesan pendek/SMS. Bunyinya antara lain,"Hati-hati dengan keselamatan Anda dan anak buah Anda." Ada juga yang menghujat KPK dan mendesak KPK dibubarkan saja. "Semua ancaman saya abaikan," tandas pensiunan jenderal polisi ini.Ruki tidak merinci apa anggota lainnya juga ramai menerima ancaman. "Dulu sering sih ada ancaman, sekarang lebih sering lagi sejak nangani KPU," sambung eks anggota DPR ini.Ruki juga enggan menyebut siapa kira-kira penebar teror iseng itu.Siapa mengancam?
(nrl/)











































