Luas terminal Grogol tidak sebesar Terminal Kalideres yang menjadi terminal utama. Pantauan detikcom, pada (22/6/2017) pukul 10.45 WIB, hanya satu bus yang berada di terminal.
Para pemudik sudah menunggu bus tujuan kampung halaman mereka. Mereka duduk di kursi dan trotoar terminal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana di Terminal Grogol. Foto: Arief/detikcom |
Selama arus mudik dari H-7 sampai H-4, telah diberangkatkan 5.879 pemudik dengan 280 bus. Paling banyak pemudik berangkat pada H-5 atau Selasa (20/6) sebanyak 1.792.
"Untuk penumpang hari ini atau H-3 belum didata," ucap Kepala Terminal Grogol Frendy Manalu kepada detikcom di kantornya.
Terminal Grogol hanya melayani bus antar provinsi sampai H+7 lebaran. Jadi, tidak terlalu ramai seperti Terminal Kalideres.
"Sebelum ke Grogol, bus biasanya ke Terminal Kalideres. Masuk di sini untuk menaikkan penumpang, kemudian langsung masuk ke Pintu Tol di depan Kodim (Jakarta Barat)," ucap Frendy. (aik/idh)












































Suasana di Terminal Grogol. Foto: Arief/detikcom