Upacara HUT DKI, Djarot Kenang Terobosan di Era Jokowi dan Ahok

ADVERTISEMENT

Upacara HUT DKI, Djarot Kenang Terobosan di Era Jokowi dan Ahok

Bisma Alief Laksana - detikNews
Kamis, 22 Jun 2017 10:27 WIB
Gubernur Djarot saat Upacara HUT DKI di Monas / Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta pada PNS DKI untuk terus meningkatkan kinerja mereka dalam melayani warga. Dia ingin tingkat kepuasan warga pada pelayanan Pemprov DKI yang sudah mencapai angka 70 persen ditingkatkan menjadi 80 persen.

Djarot menyampaikan hal tersebut saat pidato di upacara hari HUT DKI ke-490 di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Djarot pun mengapresiasi Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semasa keduanya menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Tingkat kepuasan pada pelayanan sudah di atas 70 persen, sudah sangat tinggi. Saya minta betul tahun-tahun dan bulan-bulan ke depan, tingkat kepuasan bisa ditingkatnya, kalau bisa sampai 80 persen. Inilah Jakarta yang sudah berusia tahun 490, sudah berubah jauh lebih baik," ujar Djarot di lokasi upacara, Kamis (22/6/2017).

Gubernur Djarot saat Upacara HUT DKI di Monas / Gubernur Djarot saat Upacara HUT DKI di Monas / Foto: Bisma Alief/detikcom


Menurut Djarot, perubahan besar yang terjadi di Jakarta tidak mungkin terjadi bila Jokowi-Ahok tidak terpilih menjadi gubernur-wakil gubernur DKI 2012-2017. Perubahan di Jakarta titik awalnya dilakukan oleh Jokowi saat menjadi Gubernur DKI tahun 2012. Berbagai daya dan upaya diberikan oleh Jokowi demi menaruh pondasi perubahan.

"Apa yang kita capai saat ini nggak bisa dilepas dari pemimpin terdahulu. Dalam 5 tahun ini perubahan sudah diletakan di Jakarta dengan keberanian dari Pak Joko Widodo dan Pak Ahok. Perubahan mendasar dalam membangun karakter masyarakat Jakarta serta meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) Jakarta, melalui program yang berpihak pada rakyat kecil, KJP dan KJS," papar Djarot.

"Untuk infrastruktur ada terobosan, keberanian untuk membangun MRT, yang sudah puluhan tahun dinantikan masyarakat. Merombak Waduk Pluit jadi indah. Itu dilakukan Jokowi," lanjutnya.

Gubernur Djarot saat Upacara HUT DKI di Monas / Gubernur Djarot saat Upacara HUT DKI di Monas / Foto: Bisma Alief/detikcom


Usai Jokowi dilantik menjadi Presiden RI, Jakarta dipimpin oleh Ahok yang sebelumnya menjadi wagub dari Jokowi. Menurut Djarot, kepemimpinan Ahok dipenuhi dengan geberakan dalam membangun Jakarta. Apalagi dengan keinginan besar dari Ahok yang ingin Jakarta bebas dari korupsi serta menggunakan sistem electronic government yang menjadi cita-citanya.

"Dilanjutkan Ahok dengan gebrakan dan membangun pemerintahan yang bersih dengan electronic government. Korupsi dan pengli dihilangkan di Jakarta dengan apresiasi pada PNS melalui tunjangan kinerja daerah. Sehingga masing-masing dinilai betul kinerjanya. Dengan cara itu, dinamika masyarakat dibentuk dengan response menanggapi keluhan masyarakat," ucapnya.



Tidak lupa, Djarot mengucapkan terima kasihnya pada Jokowi, Ahok, anggota dan pimpinan DPRD DKI serta seluruh warga Jakarta. Sebab, menurutnya, pembangunan Jakarta tidak mungkin terjadi tanpa mereka.

"Kemajuan kota nggak bisa ditentukan 1-2 orang saja, tapi oleh kita bersama. Jakarta milik kita semua. Maka harus kita jawab tantangan ini," tutupnya

(bis/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT