Theo Serahkan Surat Mundur ke SBY Pukul 16.00 WIB

Theo Serahkan Surat Mundur ke SBY Pukul 16.00 WIB

- detikNews
Senin, 02 Mei 2005 15:35 WIB
Jakarta - Jika tidak ada aral melintang, pukul 16.00 WIB ini Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Theo F Toemion akan menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada Presiden SBY."Sekitar pukul 16.00-an WIB saya akan bertemu presiden," ungkap Theo kepada wartawan dikantornya, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin, (2/5/2005).Sayangnya, Theo menolak membocorkan isi surat pengunduran dirinya tersebut. Dia hanya mencoba meyakinkan surat tersebut berisi surat pengunduran diri pada umumnya."Tapi saya belum bisa memperlihatkannya kepada wartawan," kata Theo. Alasannya, surat tersebut ditujukan kepada presiden dan sangat tidak etis jika dia membocorkannya kepada pihak lain sebelum surat tersebut sampai ke tangan pihak yang berhak."Nanti akan saya berikan copy-nya setelah saya berikan ini dan menghadap presiden," ujar Theo.Theo lalu mengaku saat ini dia masih menyusun pengunduran dirinya. Theo juga menegaskan, sedang melakukan koordinasi dengan stafnya terkait dengan laporan hasil kerjanya selama memimpin BKPM."Saya tidak bisa begitu saja mengajukan surat pengunduran diri, tapi yang pasti saya akan ajukan ke presiden hari ini," katanya.Sebelum menyampaikan penjelasan tersebut, di ruang Arjuna, Gedung BKPM, wartawan kembali disuguhkan tayangan video kronologis pemukulan yang dilakukan Theo terhadap wasit di Jakarta International Schoool (JIS). Dia menjelaskan secara rinci isi video tersebut. Tayangan ini untuk kedua kalinya disuguhkan kepada pers. Tindak pemukulan terhadap warga negara asing tersebut diduga yang menjadi pemicu pengunduran Theo. Kasus ini memang menjadi perbincangan hangat saat ini. Tidak hanya terancam cekal oleh AS, Wapres Jusuf Kalla pun mengancam akan menggantinya. Namun Kalla membantah pergantian tersebut karena pemukulan yang dilakukan Theo. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini